Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ini Kronologi Batalnya Ragnar Oratmangoen Dinaturalisasi PSSI
Ini Kronologi Batalnya Ragnar Oratmangoen Dinaturalisasi PSSI

Ini Kronologi Batalnya Ragnar Oratmangoen Dinaturalisasi PSSI



Berita Baru, Sepakbola – Baru-baru ini, tersiar kabar jika Ragnar Oratmangoen batal dinaturalisasi oleh PSSI. Hingga berita ini dipublish, belum ada keterangan resmi dari PSSI mengenai hal itu.

Sebagai informasi, Ragnar Oratmangoen merupakan pemain Belanda yang memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya. Ketika PSSI gencar menaturalisasi pemain pada akhir 2021, Ragnar Oratmangoen merupakan salah satu pemain yang hendak dinaturalisasi.

Saat itu Ragnar bersanding dengan tiga nama lain yang hendak dinaturalisasi, yakni Mees Hilgers, Jordi Amat dan Sandy Walsh. Lebih tepatnya, Ragnar Oratmangoen masuk menggantikan posisi Kevin Diks yang tiba-tiba mundur dari pemain yang hendak dinaturalisasi.

Namun, tiba-tiba muncul wacana proses naturalisasi Kevin Diks dilanjutkan, sehingga Ragnar Oratmangoen batal dinaturalisais. Kabarnya, Ragnar Oratmangoen batal dianaturalisasi karena PSSI hanya memplot empat nama untuk dinaturalisasi, yakni Kevin Diks, Mess Hilgers, Jordi Amat dan Sandy Walsh.

“Iya, saya pernah dihubungi mereka (PSSI) tentang Timnas. Tapi setelah itu kabarnya memudar dan tidak pernah yakin apa rencananya,” kata Ragnar mengutip dari YouTube Yussa Nugraha.

“Kebetulan hari ini, saya dapat kabar dari orang Belanda yang kenal orang-orang yang mengurus tentang hal itu. Jadi mungkin setelah ini ada kabar lagi. Jadi, dulu pernah ada kontak tapi setelah tu agak memudar,” lanjut pemain yang kini mentas di kasta teratas Liga Belanda bersama FC Groningen ini.

“Memang sempat ngobrol dengan baik bersama mereka tapi setelah itu tidak pasti bagaimana kelanjutannya. Mungkin, mereka memilh pemain lain yang proses naturalisasinya lebih cepat. Tetapi, soal jawaban tepatnya saya tidak tahu,” tegas Ragnar, merujuk kepada Sandy Walsh dan Jordi Amat yang akhirnya mendapatkan paspor Indonesia.

Lantas, jika nantinya PSSI kembali mendekatinya, apakah Ragnar bersedia dinaturalisasi? Ia mengatatakan terbuka jika kembali didekati PSSI. “Ya, tentu!,” singkat Ragnar Oratmangoen.

Tentunya, jika PSSI jadi menaturalisasi Rahnar, maka pemain 25 tahun itu bisa membantu Timnas Indonesia di gelaran Piala Asia 2023. Ia bisa berposisi sebagai pemain sayap maupun gelandang.