Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kopri
Kaderisasi Nasional Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PMII) launching buku pedoman kaderisasi nasional pada malam puncak peringatan Harlah ke 54 Tahun berdirinya KOPRI PMII, di gedung UTC Universitas Negeri Jakarta, Sabtu (04/12). (Foto: Dok. KOPRI)

KOPRI PMII Launching Buku Pedoman Kaderisasi Nasional

Berita Baru, Jakarta – Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI PMII) launching buku pedoman kaderisasi nasional pada malam puncak peringatan Harlah ke 54 Tahun berdirinya KOPRI PMII, di gedung UTC Universitas Negeri Jakarta, Sabtu (04/12).

Ketua Kaderisasi Nasional KOPRI PMII, Ummu Sholihah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa buku pedoman disusun melalui tahapan dan riset yang dilakukan oleh tim kaderisasi nasional KOPRI dengan menggunakan pola top and down.

“Rumusan buku pedoman ini dihasilkan dari beberapa elemen yang dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pertama, KOPRI PB PMII membuat instruksi bedah kurikulum kepada seluruh PKC dan Cabang se Indonesia guna mendapatkan masukan dari perspektif struktural pengurus. Kedua, tim kaderisasi membuat dua rangkaian riset yang disebarkan ke seluruh kader KOPRI di seluruh Indonesia,” kata Sahabat Ummu, sapaan akrabnya.

Ia menyebut pihaknya mendapat hasil riset yang cukup mengejutkan. Kesenjangan kaderisasi formal KOPRI di setiap jenjang, dengan persentase kader PMII yang mengikuti jenjang MAPABA ke SIG sebanyak 67,8%, dari SIG yang melanjutkan ke SKK 29%, dan kader yang mengikuti SKK ke SKKN sebanyak 3,8%. 

Riset kedua yang dilakukan yaitu untuk memenuhi pertanyaan apakah kurikulum yang dipakai masih relevan atau tidak untuk memenuhi kebutuhan kader hari ini. Hasilnya menunjukkan bahwa kurikulum SIG SKK dan SKKN masih relevan dan secara signifikan berpengaruh terhadap EQ, IQ dan SQ kader dalam output kaderisasi formal. Dibutuhkan juga penambahan materi untuk menunjang kebutuhan kader dari beragam background keilmuan.

“Terakhir, saya sampaikan, kami persembahkan untuk seluruh kader Kopri se Indonesia, Buku Pedoman Kaderisasi KOPRI, untuk menunjang Transformasi Kaderisasi Multidimensi. Situasi pandemi menuntut kita untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang skema kaderisasi yang lentur terhadap kondisi di seluruh daerah, serta harus dapat berkolaborasi dengan banyak sektor,” tukasnya.

Diakhir sambutan, Ketua Kaderisasi Nasional KOPRI PMII, Ummu Sholihah menyerahkan Buku Pedoman Kaderisasi KOPRI secara simbolis kepada Ketua umum KOPRI, Maya Muizatil Lutfillah.

Template Ads