Kontroversi Mata Uang Virtual Facebook

Mata Uang Virtual
(Voi Indonesia)

Beritabaru.co, Internasional- Pengusaha teknologi sekaligus miliarder Mark Cuban, mengkritik usaha Facebook perihal mata uang virtual (digital) yang dibuat dengan konsep kriptografi (criptocurrency).

“Saya bukan penggemar berat apa yang mereka lakukan di sana,” kata Cuban mengenai koin Libra Facebook, dalam wawancara CNBC. Ia menilai pembuatan mata uang vitual adalah kesalahan.

Kuba, pemilik Dallas Mavericks dan investor Shark Tank, mengatakan dia tidak begitu peduli dengan dampak pada pasar AS. Tetapi pada tingkat global, terutama di beberapa negara penerapan mata uang virtual bisa cukup menghawatirkan.

“Saya berpikir secara global, di negara-negara di mana tidak ada banyak aturan hukum,  stabilitas pemerintah, atau stabilitas mata uang, maka hal itu bisa berbahaya,” kata Cuban kepada Deirdre Bosa dari CNBC dalam sebuah wawancara yang mulai ditayangkan pada hari Jumat (12/7).

“Akan ada beberapa orang di beberapa negara Afrika menjadi sangat kesal mengingat bahwa mereka tidak dapat mengendalikan mata uang mereka lagi, dan di situlah masalah nyata mulai terjadi,” jelasnya.

Berita Terkait :  Saat Kampanye, Biden-Harris Bersumpah Mengalahkan Donald Trump

Cuban telah bergabung dengan serangkaian pemimpin pemerintah dan bankir terkenal dalam mengkritik robotot bernama media sosial.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (13/07/2019). Dalam serangkaian tweet, Presiden Donald Trump pada hari Kamis mengatakan bahwa ia bukan penggemar cryptocurrency dan mengatakan jika Libra akan memiliki sedikit kedudukan atau ketergantungan.

Dia juga mengatakan, “Jika Facebook dan perusahaan lain ingin menjadi bank, mereka harus mencari piagam perbankan baru dan harus tunduk pada semua Regulasi Perbankan.”

Donald J. Trump mengatakan dalam cuitannya di twetter ia menulis ; @realDonaldTrump

“Saya bukan penggemar Cryptocurrency dan bitcoin lainnya, yang bukan uang, dan yang nilainya sangat fluktuatif dan didasarkan pada kepastian yang tipis. Aset Crypto yang tidak diatur dapat memfasilitasi perilaku yang melanggar hukum, termasuk perdagangan narkoba dan kegiatan ilegal lainnya” di publish pada 07:15 (12/7).

Sebanyak 37.5K orang membicarakan hal ini. @realDonaldTrump “Kami hanya memiliki satu mata uang nyata di AS, dan lebih kuat dan dapat diandalkan. Ini adalah mata uang yang paling mendominasi di dunia, dan akan selalu seperti itu. Ini disebut Dolar Amerika Serikat!” tambah Trump di laman twetternya.

Berita Terkait :  Donald Trump akan Usir Ribuan Mahasiswa China

Ketika muuncul di Capitol Hill selama dua hari pada minggu ini, ketua Federal Reserve Jerome Powell ia mengatakan Libra memiliki keprihatinan yang serius.

Bulan lalu, Facebook mengumumkan upayanya  ambisiusnya untuk membuat koin digital, dengan rencana peluncuran pada semester pertama tahun depan. Libra tidak akan dijalankan oleh Facebook, tetapi oleh asosiasi nirlaba yang didukung oleh berbagai perusahaan dan organisasi, termasuk Visa, PayPal, eBay, Lyft, Uber, dan Spotify.

Penulis : Nafisa Fiana
Sumber : cnbc
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan