Berita

 Network

 Partner

Komite Pekerja dan Buruh Respon Korupsi di BP Jamsostek
(Foto: Istimewa)

Komite Pekerja dan Buruh Respon Korupsi di BP Jamsostek

Berita Baru, Jakarta – Komite Pekerja/Komite Buruh (SP/SB) Peduli Jaminan Sosial merespon kasus korupsi di BP Jamsostek atau BPJS Ketenagaerjaan yang saat ini tengah diselidiki oleh Kejaksaan Agung.

Koordinator SP/SB Peduli Jaminan Sosial Saepul Tayip mengatakan dana buruh yang dikelola BPJamsostek dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan dan memberikan imbal hasil yang terus meningkat diharapkan bisa memperbaiki kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya.

“Keberadaan BPJamsostek selama ini dirasa sangat penting dan strategis untuk mendukung perlindungan sosial bagi buruh/pekerja dan keluarganya,” ujar Saepul dalam keterangan persnya, Rabu (17/2).

Saepul mengatakan, manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

Berita Terkait :  Direktur Eksekutif PERSADA UB Apresiasi Fungsi Penyidikan dalam RUU Kejaksaan

“Oleh karena itu kami dari Komite SP/SB peduli Jaminan Sosial mendesak agar Kejaksaan Agung bekerja secara obyektif dan professional guna mendapatkan kebenaran materil atas dugaan yang masih bersifat potensi kerugian (unrealized loss),” tegasnya.

SP/SB Peduli Jaminan Sosial juga mengimbau agar semua pihak termasuk SP/SB bisa menahan diri untuk tidak memberikan pendapat atau komentar berlebihan yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan pekerja peserta BPJamsostek dan masyarakat.

“Kendati kasus ini masih dalam proses di Kejaksaan Agung, kami berharap kualitas pelayanan BPJamsostek kepada peserta tetap berjalan dengan semestinya dan semoga bisa lebih ditingkatkan. Dengan dana yang masih sangat cukup besar di BPJamsostek, diharapkan semua peserta BPJamsostek tidak perlu merasa khawatir atas hak-haknya,” jelasnya.

Berita Terkait :  Kejaksaan Agung Tangkap Tersangka Kasus Pajak Rp6 Miliar

“Mengajak semua elemen Gerakan SP/SB untuk sama-sama mengawal proses investasi dana buruh di BPJamsostek,” pungkasnya.