Koin Muktamar NU ke-34 MWC NU Bungah Disambut Seni Pencak Silat

    Berita Baru, Gresik – Ratusan Warga di sejumlah desa di Kecamatan Bungah semarak menyambut kedatangan rombongan Kirab Koin Muktamar NU ke-34 yang digelar oleh MWC NU Bungah.

    Salah satunya Desa Bedanten. Di desa ini, ratusan warga begitu meriah menyambut kedatangan kotak kubus berukuran dua meter persegi bertuliskan ‘Koin Muktamar NU ke 34’ di Balai Desa Bedanten. Mreka menyambut kirab dengan Drum Band dan Pagelaran Seni Pencak Silat, pada Sabtu (15/2).

    Kepala Desa Bedanten, Abdul Majid dalam sambutannya mengatakan sangat senang dengan kedatangan rombongan Kirab Koin Muktamar NU ke-34 ini.

    “Kami sangat senang dengan kehadiran koin muktamar NU ke 34 ini, semoga lebih bermanfaat dan bisa berkontribusi kepada jam’iyah NU,” ujarnya.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Gresik dan PC Lazisnu Gresik.

    Wakil Ketua PCNU Gresik, Syifa’ul Qulub mengungkapkan Gerakan KOIN Muktamar semata adalah gerakan kemandirian jam’iyah NU melalui jariyah nahdliyah para jamaahnya. Melalui momentum Muktamar NU tdak menutup kemungkinan momentum bersejarah bagi NU akan lahir.

    “Tanpa mengurangi rasa hormat kami dan ta’zdim kami kepada para sesepuh masyayikh serta para stakeholder NU baik dunia industri maupun instansi pemerintah maupun partai politik, Mohon berkenan memberikan kesempatan pada NU untuk merevitalisasikan kemandirian berjam’iyah sebagai wujud keteladanan para muassis nu,” ungkap pria yang akrab dipanggil Gus Afuk.

    Lanjut Gus Afuk, kemandirian berjamiyah menjadi pilar penting dalam meneruskan perjuangan pengawalan nilai-nilai keislaman ala ahlissunnah wal jamaah annahdliyah sebagaimana amanat ayat jaahiduu fii sabilillah bii amwalikum, yakni kemandiraian jam’iyah, wa anfusikum yakni perilaku yang ariif.

    “Maka bila para stakeholder dunia usaha dan industri instansi pemerintah maupun instansi partai politik ikut serta mensyiarkan dan berpartisipasi dalam gerakan kirab koin NU murni jariyah jama’ah NU pada jam’iyah, bukan institusinya. Keterlibatan lembaga adalah siswa dan kader merupakan arena tarbiyah annahdliyah sehingga siswa dan santri kita semakin terpupuk rasa memiliki pada jam’iyah NU selanjut semakin terbentuk haliiyah nahdiyah di kemudian hari,” paparnya.

    Diketahui, rombongan Kirab Koin Muktamar NU ke-34 dimulai di Kantor MWC NU Bungah, dan dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok satu bergerak ke Desa Bedanten, Yayasan Al Azhar Desa Legowo, Kantor Kecamatan Bungah, Yayasan Qomaruddin Desa Bungah.

    Sementara untuk kelompok dua bergerak ke Desa Masangan, Desa Mojopuro Gede, Desa Mojopuro Wetan, Dan Terakhir Desa Melirang.

    Sebagai penghujung, hasil perolehan keseluruhan Kirab Koin Muktamar NU Ke 34 Mencapai Rp. 210.501.700 disampaikan di Kantor MWC Bungah. [*]

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini