Berita

 Network

 Partner

KNPI
Peserta Pelatihan Mitigasi Youth Camp tahun 2021 yang digelar KNPI Astanajapura. (Foto: Serikat News)

KNPI Astanajapura Cirebon Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana Alam

Berita Baru, Cirebon – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kecamatan Astanajapura Cirebon menggelar Pelatihan Mitigasi Youth Camp 2021 bekerja sama dengan Graisena, di kampus STIT Pesantren Buntet.

Workshop yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (20-21/11), itu merupakan kegiatan pelatihan mitigasi perdana, secara resmi dibuka oleh Rektor STIT Buntet Pesantren Dr. K.H. Fahad A. Sadat, S.E., M.E.Sy.

Dalam sambutannya, Dr. Fahad mengapresisai penuh terselenggaranya Pelatihan Mitigasi dengan memberikan dukungan dan motivasi terhadap para peserta sebagai kader pemuda yang aktif dalam berorganisasi, khususnya dibidang penanggulangan dan pencegahan bencana.

Ahmad Bahrul Hayat selaku ketua KNPI Astanajapura mengungkapkan bahwa, peserta pelatihan merupakan perwakilan organisasi pemuda yang berada diwilayah Kabupaten Cirebon khususnya di Kecamatan Astanajapura.

Di antaranya yaitu KNPI Astanajapura, IPNU Astanajapura, IPPNU Astanajapura, IPNU Mundu, PMII PK STIT Buntet Pesantren, Berlin, Climate, Pagar Nusa Astanajapura, dan Relawan Universitas Swadaya Gunung Djati, serta Insan BPC Yogyakarta.

“Harapannya pelatihan ini dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kec. Astanajapura sebagai pondasi kesadaran untuk mencegah dan menangani bencan alam yang terjadi,” ungkapnya.

Ahmad Bahrul Hayat merinci beberapa kegiatan dalam Pelatihan Mitigasi Youthcamp. Diantaranya, Content Creation dan Mind Mapping Digital Marketing oleh Fransisca Octavia (co-Founder Kulturku Indonesia).

Materi kedua adalah wawasan Mitigasi Bencana dan Character Building yang diisi oleh Agung Firmansyah, M.Hum. (Ketua Yayasan Gerakan Indonesia Sadar Bencana)

Ketiga yaitu Counter Hoax oleh Mubarok Hasanuddin (Pengurus RTIK Kabupaten Cirebon dan Owner Cirebon Webhost). Kemudian dilanjutkan Camping dan Api Unggun pengakraban oleh Peserta Pelatihan Mitigasi Youthcamp 2021.

Bahrul Hayat menyebut, kegiatan ini merupakan kegiatan awal yang berkelanjutan dalam mengembangkan dan meningkatkan wawasan tentang penanggulangan dan pencegahan mitigasi Bencana di Indonesia khususnya di Kabupaten Cirebon.

“KNPI Astanajapura bersama Graisena, akan mengawal peserta yang mengikuti pelatihan mitigasi. Agar mereka mampu mengenali potensi, menganalisa penyebabnya, mengantisipasi dan meminimalisir resiko bencana. Dengan memulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan serta tentang kesadaran terhadap hal-hal kecil yang berpotensi menyebabkan bencana,” harap Bahrul Hayat.

Berita Terkait :  Ratna Juwita Kritisi Program Badan Geologi