Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gyutaro dan Daki (sumber: cdn.popculture)

Kimetsu no Yaiba: Belajar Menjadi Manusia dari Kisah Gyutaro dan Daki

Berita Baru, Anime – Serial anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba season 2 telah berakhir dengan tayangan masa lalu iblis bulan atas Gyutaro dan Daki. Melalui kisah hidup mereka yang mengenaskan kita paham bahwa manusia pun memiliki hati layaknya iblis.

Saat Gyutaro dan Daki masih berwujud manusia, terutama Gyutaro, mereka diperlakukan dengan sangat buruk. Gyutaro terlahir lebih dulu dan lebih mengenaskan. Ia terlahir sebagai anak laki-laki dan hidup di komunitas miskin dan menjadi anak yang tak pernah diharapkan. Ibunya bahkan berkali-kali mencoba untuk membunuhnya sejak masih dalam kandungan namun selalu gagal. Ia, dianggap sebagai kutukan.

Setiap orang yang melihat keberadaan Gyutaro akan menghujaninya dengan makian dan batu, memperlakukannya seperti hewan liar. Demi bertahan hidup, satu-satunya yang bisa dilakukan Gyutaro adalah memakan binatang apapun seperti ular dan tikus yang ia temukan. Gyutaro menggunakan satu-satunya senjata yang ia miliki yakni sabit.

Namun kemudian ia merasa memiliki semangat hidup ketika memiliki sosok adik yang begitu rupawan. Kecantikannya membuatnya bangga sebagai seorang kakak. Saat adiknya tumbuh besar, ia bekerja di Distrik Hiburan sebelum usianya ke 13. Sayangnya ia kemudian sembrono dan membuat majikannya yang seorang samurai marah. Kemarahannya ia lampiaskan kepada daki yang saat itu bernama Ume dengan cara membakarnya hidup-hidup.

Kemudian Gyutaro mendapati adiknya dalam kondisi memprihatinkan. Gyutaro berhasil mengalahkan samurai dan lari dengan kondisi terluka parah. Dalam kepapaannya, dan di tengah salju yang mulai turun, Gyutaro dan Daki berada di tengah jalan namun tak satupun manusia yang menawarkan bantuan. Satu-satunya yang datang dan memberi harapan untuk hidup yakni Doma, iblis bulan atas ranking 2.

Kimetsu no Yaiba: Belajar Menjadi Manusia dari Kisah Gyutaro dan Daki
Gyutaro dan Daki (sumber: fictionhorizon)

Bagi Gyutaro, satu-satunya harta yang paling berharga adalah adiknya yang kini tengah sekarat. Karena itu, ketika Doma menawarinya untuk menjadi iblis, ia tak sanggup menolak. Hal yang paling penting baginya adalah bagaimana ia tetap hidup bersama adik yang sangat ia cintai meski harus menjadi iblis.

Dalam kasus Gyutaro dan Daki, keberadaannya sebagai iblis hanyalah sebuah reaksi atas apa yang ia dapatkan saat menjadi manusia. Di sisi lain, Doma datang dengan memanfaatkan apa yang telah dilakukan manusia kepada mereka tanpa harus memanipulasinya.

Di sini kita tahu bahwa dalam setiap diri manusia ada bagian yang menyerupai iblis dan karena itu manusia bersikap jahat. Tetapi setidaknya, kita bisa mengambil pelajaran bahwa sebagai manusia kita harus memperlakukan yang lain sepantasnya sebagai manusia agar hal-hal buruk tidak terjadi ketika yang lemah mendapatkan kekuatan.