Khotbah Jumat, Khamaeni Sebut Donald Trump ‘Badut’

Ayatollah Ali Khamaeni saat Khotbah
(Foto : The Guardian)

Berita Baru, Internasional – Pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamaeni sebut Donald Trump sebagai ‘badut’ yang berpura-pura mendukung Iran, padahal diam-diam Presiden Amerika itu ingin menusukkan belati beracun dari belakang.

Hal tersebut diungkapkan Khamaeni saat ia menyampaikan Khotbah Jumat (17/1) di Iran.

Dilansir dari The Guardian, Jumat (17/1), Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa pemakaman massal jenderal Qassem Soleimani yang diahdiri ribuan pelayat membuktikan bahwa orang-orang Iran mendukung penuh terhadap Republik Islam Iran.

Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan rentetan rudal balistik yang menargetkan pasukan AS di Irak tanpa menimbulkan akibat serius. Khamenei mengatakan, pemogokan itu telah menghancurkan citra Amerika sebagai negara adikuasa.

Khamaeni juga mengatakan dalam Khotbah Jumatnya bahwa hukuman yang sebenarnya adalah memaksa AS untuk mundur dari Timur Tengah.

Tidak hanya itu, Khamaeni juga menyerang negara-negara Barat seperti Inggris, Prancis dan Jerman dengan mengatakan mereka sangat lemah untuk membuat Iran bertekuk lutut.

Pasalnya, ketiga negara itu telah memicu perselisihan dengan mencoba membujuk Iran agar kembali mematuhi perjanjian nuklir 2015.

Berita Terkait :  Trump: Rusia Mengirimkan Perlengkapan Medis Berkualitas Tinggi

”Iran bersedia bernegosiasi, tetapi tidak dengan Amerika Serikat,” tegasnya.

Khamenei telah memegang jabatan tertinggi di Iran sejak 1989 dan memiliki otoritas dalam menentukan semua keputusan besar.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan