Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: Istimewa)

Keturunan PKI Bisa Daftar TNI, Politisi Gerindra: Kewaspadaan Tetap Perlu!

Berita Baru, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) boleh mendaftar dalam proses seleksi penerimaan prajurit TNI.

Hal itu menuai sorotan dari Politisi Partai Gerindra Fadli Zon. Ia setuju terkait tidak adanya larangan keturunan PKI bergabung di TNI, namun para pelamar harus tetap setia pada NKRI.

“Sebenarnya tak ada larangan bagi keturunan PKI sejak reformasi, selama setia pada Pancasila dan RI,” kata Fadli Zon, dikutip Beritabaru.co dari Instagram @fraksipartaigerindra, Minggu (3/4).

Ketua BKSAP DPR RI ini menjelaskan, ideologi komunisme dan PKI masih terlarang hingga saat ini sebagaimana yang diatur dalam TAP MPRS no 25/1966, dan UU no 27/1999.

Anggota Komisi I DPR RI itu mengingatkan untuk tetap waspada dengan gerakan komunisme gaya baru yang berwujud seperti memecah belah bangsa, adu domba, anti agama termasuk Islamophobia.

“Kewaspadaan tetap perlu, karena masih ada yang berusaha memutar balik sejarah atau membelokkan sejarah seperti kasus Kamus Sejarah yang menonjolkan tokoh-tokoh PKI dan menghilangkan nama KH Hasyim Asy’ari,” pungkas Fadli.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus sejumlah syarat dalam proses seleksi penerimaan prajurit, baik taruna, perwira, bintara, hingga tamtama.

Andika menghapus tes renang dan akademik dalam seleksi penerimaan TNI, termasuk juga keturunan anggota PKI boleh mengikuti seleksi TNI.

Hal itu diputuskan Andika dalam rapat penerimaan prajurit TNI Tahun Anggaran 2022 yang diunggah di akun YouTube Andika, Rabu (30/3).