Kerahkan Lembaga Amil Zakat, Bupati Gresik Dirikan 5 Posko Bantuan PPKM Darurat

-

Berita Baru, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengumpulkan para penggerak Lembaga Amil Zakat (LAZ) di bawah naungan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Gresik di Durung Bawean Komplek Kantor Bupati Gresik, Senin (12/7). 

Mereka yang terdiri dari sejumlah lembaga penyalur zakat meliputi Baznas Gresik, Lazisnu, Lazismu, YDSF, Nurul Hayat, Yatim Mandiri, dan ACT diajak duduk bareng membahas terkait inovasi guna meringankan dan membantu beban masyarakat di masa pandemi covid-19 utamanya disaat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Serta optimalisasi dana para Muzakki yang berhasil dikumpulkan oleh para Lembaga tersebut.

Menurut Bupati Gus Yani, pihaknya mengumpulkan para lembaga amil zakat di masa PPKM Darurat ini untuk menyamakan persepsi tentang bantuan kepada masyarakat.

Berita Terkait :  Bawaslu Pohuwato Gelar Rakor Pengawasan Verifikasi Faktual

Dikatakannya, saat ini masyarakat Gresik membutuhkan bantuan dan uluran tangan, terutama masyarakat yang terdampak serta masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). Dia pun mengajak seluruh LAZ yang ada di Gresik harus bisa saling bersinergi.

“Semua bantuan yang ada dari para LAZ ini bisa dijadikan sebagai Gerakan semacam ‘orkestra’ yang intinya tidak bergerak sendiri-sendiri. Para LAZ ini masuk pada posko nantinya akan kita buat call centre di masing-masing posko,” ucapnya.

Berita Terkait :  Sebaran Covid 19 di Tuban: 27 ODP, Satu Diantaranya PDP

Hasil pertemuan itu, menunjuk Zainal Abidin sebagai Koordinator, untuk selanjutnya mengkoordinir seluruh Lembaga Amil Zakat dan Shodaqoh se-Gresik untuk membentuk 5 Posko yang menyediakan berbagai bantuan yang diperlukan masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya.

Berita Terkait :  Peringati Idul Adha 1441 H, KWG Sembelih Hewan Kurban, Dibagikan ke Dhuafa dan Masyarakat

“Masing-masing Posko akan memberikan segala bantuan yang diperlukan untuk masyarakat terdampak serta warga yang isolasi mandiri yang berada di wilayahnya. Mereka akan dilengkapi dengan berbagai kebutuhan misalnya ambulance, bantuan sembako dan vitamin serta beberapa obat-obatan yang diperlukan. Mari Kita bagi tugas,” ujar Bupati Gus Yani.

Berita Terkait :  14 Hari Sebelum Hari Raya, Jembatan Cimcim Baru Selesai Dibangun

Adapun 5 Posko bantuan yang dibentuk meliputi:

  1. Posko I di Kantor Kecamatan Kebomas meliputi Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. 
  2. Posko II di Kantor Kecamatan Kedamean meliputi Kecamatan Kedamean, Menganti, Driyorejo dan Wringinanom.
  3. Posko III di kantor Kecamatan Cerme meliputi Kecamatan Cerme, Duduk Sampeyan, Balongpanggang dan Benjeng.
  4. Posko IV di kantor Kecamatan Sidayu meliputi Kecamatan Sidayu, Bungah, Ujungpangkah, Dukun dan Panceng.
  5. Posko 5 di pulau Bawean.
Berita Terkait :  Kasus Covid-19 Menurun, WHO Peringatkan Gelombang Kedua

Sementara itu, perwakilan Baznas Gresik yang sekaligus ditunjuk sebagai Ketua dan koordinator kegiatan, Zainal Abidin mulai menginventarisir semua bantuan. Bantuan sementara dari Baznas Gresik yaitu 1000 paket sembako untuk masyarakat terdampak, 1000 paket imun untuk warga isoman, dan insentif untuk 150 modin dan petugas pemulasaran jenazah.

Beberapa LAZ juga mengikuti Langkah yang diambil Baznas Gresik dengan memberikan bantuan sembako dan vitamin. Bahkan beberapa LAZ lain juga memberikan bantuan ambulan untuk bisa standby dimasing-masing posko.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU