Kepala DPKP Depok Klarifikasi Soal Dugaan Korupsi, PMA : Mengapa Baru Muncul?

-

Berita Baru, Depok – Pemuda dan Mahasiswa Aktivis (PMA) Kota Depok turut mengkritik klarifikasi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Gandara Budiana terkait dugaan korupsi di Dinas tersebut.

“Jika tidak bersalah mengapa baru muncul niat klarifikasi di internal maupun kepada aparat penegak hukum , harusnya dari awal kadisnya mengerti betul apa langkah cepatnya jika memang tidak merasa bersalah,” kata Presidium PMA Kota Depok, Eliadda Daeli, Minggu (18/04).

Pemuda yang akrab dipanggil El itu menjelaskan, munculnya klarifikasi Kepala DPKP Kota Depok tersebut dipicu pemberitaan berbagai media sehingga, nama Dinas tersebut semakin terkenal dengan kasus korupsinya.

“Tetapi yang terjadi beda dengan harapan, dimana kasus ini meledak ke publik dulu baru mulai berbicara kooperatif dan klarifikasi. secara psikologi ini kadisnya mulai terncam dan terganggu oleh berita-berita yang mulai membawa nama damkar semakin trending dengan kasus korupsinya,” jelasnya.

Menurut El, pernyataan sikap kooperatif yang dilontarkan Kepala DPKP Kota Depok itu tidak sesuai.

Pasalnya, pegawai honorer bernama Sandi Butar Butar yang viral disosial media karena, membongkar dugaan korupsi di Dinas tersebut, mendapatkan ancaman dari pihak internal.

“Jika memang kooperatif mengapa adanya ancaman-ancaman terhadap Sandi, tak lain itu datang dari internal damkar seperti ungkapan sandi di beberapa media bahwa dia diancam,” ungkap El.

Tak hanya itu, El menyoroti, pernyataan Kepala Dinas tersebut terkait bukti penerimaaan uang 1,7 juta.

Dia meminta, agar Kepala DPKP Kota Depok dapat membuktikan pernyataannya itu.

“Karena itu, hanya dapat dibuktikan oleh aparat hukum nantinya apalagi sandi memilki kuasa hukum. tentunya, mereka akan memiliki bukti kuat untuk melanjutkan kasusnya, hanya perlu 2 bukti kuat untuk memenuhi proses lanjutnya kasus ini sampai tuntas di meja pengadilan nantinya,” tandasnya.

“Hingga hari ini tidak ada pemecatan atau permintaan mundur apapun yang dikeluarkan terhadap Saudara Sandi sehubungan dengan upayanya membawa kasus ini menjadi perhatian publik,” tandasnya.

Terakhir, dia membeberkan, pihaknya sedang melakukan klarifikasi secara internal maupun, dengan aparat penegak hukum.

“Proses klarifikasi sedang dilakukan oleh pihak internal, maupun dari Aparat Penegak Hukum dan kami akan mengikuti sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments