Kemendes PDTT Akan Berikan Penghargaan Desa Tercepat Memutakhirkan Data SDGs

-

Berita Baru, Jakarta – Desa yang paling cepat merampungkan pemutakhiran data berbasis Tujan Pembangunan Berkelanjutan atau Sutainable Development Goals (SDGs) Desa dipastikan akan diberi penghargaan.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar berharap pemberian penghargaan ini bisa memotivasi para Pendamping dan Perangkat Desa dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. 

“Bagi yang sudah selesai pertanggal 31 Mei nanti tolong dilaporkan karena akan segera kami berikan penghargaan untuk desa yang utama di dalam menyelesaikan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa untuk memotivasi,” kata Mendes PDTT dalam keterangannya di laman resmi kemendesa.go.id terkait acara Halal Bihalal dengan para Pendamping Desa seluruh Indonesa pada Rabu (19/5).

Berita Terkait :  Perairan Natuna Diklaim China, Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja
Berita Terkait :  Kemendes Terbitkan Protokol Normal Baru Desa, Berikut Poin-poinnya

Mendes PDTT meminta supaya para Pendamping Desa mempercepat pemutakhiran data berbasis SDGs Desa sebelum akhir Mei 2021 agar bisa mendapat penghargaan yang diberikannya secara langsung.

Kendati demikian, dia juga akan memberikan apresiasi untuk seluruh desa yang menyelesaikan pemutakhiran data SDGs Desa, walau melebihi tenggat waktu yang telah ditentukan.

“Kalau tidak bisa Mei kejar Juni supaya apresiasinya tidak terlalu jelek, tapi tetap kami apresiasi, sampai Juli pun kami tetep apresiasi tapi great-nya beda, nanti ada kategorinya,” imbuh Mendes PDTT.

Pemerintah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung menyambut baik pemutakhiran data berbasis SDGs Desa  yang digagas oleh Mendes PDTT karena bisa bermanfaat dalam perencanaan pembangunan di kawasan tersebut.

Berita Terkait :  Kemendes Terbitkan Protokol Normal Baru Desa, Berikut Poin-poinnya
Berita Terkait :  Perairan Natuna Diklaim China, Susi Pudjiastuti: Tenggelamkan Saja

Pendamping Desa Kabupaten Mesuji Eko Suprasetio mengungkapkan saat ini 105 desa diwilayah kerjanya sudah melakukan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa.

“Besok kami diajak rapat dalam rangka cepat mendapatkan data pendidikan di Mesuji, kami akan segera menindaklanjuti ini,” kata Pendamping Desa Kabupaten Mesuji.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  PPNI Mengutuk Keras Penganiayaan kepada Perawat RS Siloam Sriwijaya

TERBARU

Facebook Comments