Berita

 Network

 Partner

Wisata Kuningan

Kembangkan Potensi Wisata, Pemkab Kuningan Buka Peluang Investasi

Berita Baru, Kuningan – Guna mengambangkan potensi wisata di daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Jawa Barat membuka seluas-luasnya investasi di sektor pariwisata.

Bupati Kuningan, Acep Purnama menyatakan wilayah Kuningan punya potensi besar untuk mengembangkan sektor pariwisata sekaligus ekonomi. Menurut dia, di Kuningan ada 174 objek wisata.

“Untuk pengusaha di kota- kota besar, mungkin investasinya tidak terlalu besar,” ujar dia di Pendopo Bupati Kuningan, Jawa Barat, Jumat (28/8).

Acep menyebut investasi yang dibutuhkan adalah untuk mengembangkan tempat pusat perdagangan di tengah kota dengan jumlah investasi sekitar Rp 70-100 miliar.

Nantinya, jelas dia, nilai investasi tersebut bisa digunakan untuk membangun tempat pusat perbelanjaan yang mengakomodir pedagang kami lima, pusat perbelanjaan semi modern, spot- spot toko modern, bioskop, hotel dan tempat hiburan lainnya.

Berita Terkait :  Sering Bepergian Membuat Anda 7% Lebih Bahagia

Selain itu, dunia pariwisata di Gunung Ciremai pun masih berpotensi untuk dikembangkan. Khususnya di Desa Cisantana Kelurahan Cigugur yang mempunyai pemandangan yang cukup indah dengan udara yang sangat sejuk.

Ia mengklaim bahwa suhu udara di Cisantana tak kalah sejuk jika dibandingkan dengan wilayah Puncak Bogor. Menurut dia, di Cisantana terdapat spot- spot khusus yang bisa dikembangkan bersama- sama.

“Di sana sangat luar biasa sekali. Potensi airnya juga bagus dan udaranya dingin luar biasa,” terang dia.

Di era adaptasi kebiasaan baru, Kuningan pun siap menyambut para wisatawan. Menurut dia, seluruh destinasi wisata di Kabupaten Kuningan telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Guna mensosialisasikan pentingnya memakai masker, pihaknya pun membagikan masker kepada masyarakat yang tidak pakai masker.

Berita Terkait :  Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Terseret Aliran Sungai BGS Gresik

“Akan tetapi per tanggal 28 (Agustus) besok kami akan mulai berlakukan tindakan yang tegas dengan tidak mengizinkan masyarakat tanpa masker untuk masuk ke kawasan wisata dan ekonomi di Kuningan,” tegas dia.