Kembali Lockdown, Pemerintah Inggris Mengkonfirmasi Jenis Virus Baru Covid-19

-

Berita Baru, Internasional – Pihak berwenang di Inggris secara resmi mengkonfirmasi adanya deteksi jenis virus baru mutasi dari Covid-19. Penemuan itu, sebagaimana dilansir dari Sputnik News, diketahui selama studi genom virus pada pasien dari tenggara Inggris.

Pemerintah menambahkan bahwa varian baru, yang disebut VUI-202012/01, menyebar dengan cepat dan bereaksi dengan memperkenalkan tingkat pembatasan baru, yang memengaruhi London Raya, Kent, Essex, dan kota-kota lain di wilayah tersebut.

Inilah yang perlu diketahui tentang jenis baru COVID-19 yang memaksa London dan seluruh Inggris tenggara kembali memberlakukan penguncian wilayah (lockdown) secara ketat.

Informasi tentang varian baru virus tersebut masih belum banyak disampaikan oleh pakar kesehatan Inggris sambal terus melanjutkan studi yang mereka lakukan. Tetapi sejauh ini, tingkat penularannya yang tidak wajar menunjukkan bahwa virus itu menyebar lebih cepat daripada jenis lain, kata Kepala Petugas Medis Inggris, Profesor Chris Whitty. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menambahkan bahwa varian baru virus ini memiliki kemungkinanan penularan hingga 70% lebih cepat daripada yang lain.

Sebuah teori pendahuluan yang ditawarkan oleh otoritas kesehatan Inggris menunjukkan bahwa varian baru tersebut mempertahankan perubahan pada protein lonjakan virus, yang memainkan peran penting dalam proses menginfeksi sel dalam tubuh manusia.

Kepala Petugas Medis Inggris mencatat bahwa belum ada bukti yang menunjukkan varian baru lebih mematikan daripada jenis lainnya.

Dia juga menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada yang menunjukkan bahwa pengobatan atau vaksin yang ada tidak akan efektif terhadap strain VUI-202012/01. Ahli kesehatan, bagaimanapun, masih melakukan penelitian untuk mengkonfirmasi teori ini.

Saat ini, ada 1.000 kasus strain VUI-202012/01 yang terdeteksi di Inggris, yang kesemuanya berada di tenggara Inggris. Namun, lembaga kesehatan Inggris saat ini sedang mensurvei genom COVID-19 yang ditemukan pada pasien di tempat lain di negara itu untuk menentukan apakah telah menyebar ke luar zona aslinya.

Untuk mencegah ketegangan di Inggris tenggara, serta untuk menghentikan penyebarannya yang merajalela, pihak berwenang memberlakukan pembatasan baru tingkat keempat di wilayah tersebut, yang akan berlaku hingga setidaknya 30 Desember. Gelombang 4, dibuat khusus untuk menampung ketegangan baru, termasuk menutup semua bisnis yang tidak penting, perintah untuk ‘di rumah saja’ berlaku untuk seluruh warga negara dengan tetap membuka tempat-tempat ibadah. Selain itu, karyawan diimbau untuk bekerja dari jarak jauh jika memungkinkan.

Selain itu, dua negara Eropa, Belanda dan Belgia, telah membatalkan semua penerbangan yang masuk karena berita tentang ketegangan baru tersebut. Jerman juga dapat menangguhkan penerbangan dari Inggris, lapor AFP.

London mengumumkan bahwa mereka telah memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia tentang varian COVID-19 yang baru ditemukan. WHO, pada gilirannya, menyatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Inggris untuk mempelajari strain VUI-202012/01 dan berjanji untuk memberi tahu anggota organisasi lainnya tentang hasil, karakteristik varian baru, dan implikasinya.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments