Keluarga Santri dan Alumni Ponpes Langitan Kecam Pernyataan Tak Beradab Pelaku Penghina Kiai Masbuhin Faqih

-

Berita Baru, Gresik – Pengurus Pusat Keluarga Santri dan Alumni Pondok Pesantren Langitan (PP KESAN Langitan) mengeluarkan surat pernyataan resmi bernomor H.12.65/PP.KESAN/PPL/XII/2020 perihal penghinaan H. Nawawi Kasiadi terhadap KH Masbuhin Faqih, kiai sepuh NU pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik.

PP KESAN Langitan mengecam keras pernyataan H. Nawawi Kasiadi yang diduga melakukan tindakan penghinaan terhadap ulama sepuh KH Masbuhin Faqih.

“Mengecam dengan keras pernyataan saudara H. Nawawi Kasiadi yang tidak beradab dan melukai hati umat Islam karena menghina seorang ulama sepuh yang menjadi panutan umat khususnya di wilayah Gresik,” tulisnya, melalui surat resmi itu, pada Senin (7/12).

Dalam surat yang ditandatangani oleh H M Syakir Ridlo, MA., Ketua Umum PP KESAN Langitan, H. Abdul Hakim, Sekretaris Umum dan KH. Ahsan Ghozali, MA., Rois Am Syuria, medesak aparat keamanan segera untuk mengusut tuntas atau menangkap H. Nawawi Kasiadi agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan dan perpecahan di tengah masyarakat.

Isi surat tersebut juga mengimbau seluruh warga masyarakat khususnya anggota KESAN Langitan untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban, ketenangan dan keteduhan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“KESAN Langitan menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada aparat yang bewenang,” tutupnya.

Sebelumnya, buntut penghinaan kepada KH. Masbuhin Faqih, ratusan warga NU dan alumni santri yang tergabung dalam Himpunan Alumni Santri Mambaus Sholihin (HIMAM) ngeluruk Kantor Mapolres Gresik. Kedatangan mereka menuntut serta melaporkan agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku penghina KH. Masbuhin Faqih, Nawawi Kasiadi.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments