Kebakaran Amazon Pengaruhi Kesepakatan Dagang UE-Amerika Selatan

Kebakaran Amazon
(Gambar: @EmmanuelMacron)

Berita Baru, Internasional – Prancis dan Irlandia sedang mempetimbangkan keberlanjutan kesepakatan dagang dengan negara-negara Amerika Selatan, kecuali Brasil mengambil langkah besar soal kebakaran di Amazon, dilansir dari BBC Jumat (23/8).

Kesepakatan itu tertuang dalam Mercosur-UE perjanjian dagang bersejarah dan penting sepanjang masa. Sebab, kesepakatan yang dibangun hampir 20 tahun tersebut secara eksplisit mengatakan negara-negara harus berkomitmen untuk mengatasi perubahan iklim.

Pimpinan Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan bahwa Presiden Jair Bolsonaro telah berbohong perihal sikapnya terhadap perubahan iklim. Dimana saat ini hutan hujan Amazon yang menjadi sumber utama oksigen bagi dunia mengalami kebakaran terparah sejak 2013.

Sebagaimana diwartakan BBC, Mercosur-UE akan memotong atau menghapus tarif perdagangan di kedua sisi, memberikan perusahaan UE yang membuat produk industri dan mobil akses ke Mercosur, dan membantu negara-negara Mercosur mengekspor produk pertanian, termasuk daging sapi, gula, dan unggas, ke UE.

Sementara itu, menteri keuangan Finlandia meminta Uni Eropa untuk mempertimbangkan larangan impor daging sapi Brasil. Finlandia saat ini adalah presiden Dewan UE.

Berita Terkait :  Sebut ‘Otak NATO Mati’, Emmanuel Macron Dikecam Trump

Para pemimpin Eropa juga menyatakan kecewa atas kebakaran hutan Amazon, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, ia sangat prihatin dengan hilangnya habitat-habitat berharga secara tragis akibat kebakaran tersebut.

Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut kebakaran itu sebagai sebuah keadaan darurat akut, mengejutkan sekaligus mengancam. Tidak hanya bagi Brasil dan negara-negara yang terkena dampak, tetapi juga bagi seluruh dunia.

Bolsonaro mengatakan pada hari Jumat (23/8) bahwa ia sedang mempertimbangkan opsi untuk menangani kebakaran, termasuk mengerahkan militer. Namun, ia juga menuduh Macron mencari ‘keuntungan politik’ setelah sebelumnya melakukan seruan untuk membahas kebakaran pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)  akhir pekan ini di Biarritz, Prancis–yang tidak diikuti oleh Brazil–menunjukkan pola pikir kolonialis yang salah tempat.

Sumber: BBC

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini