Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Telah Siap Diproduksi Massal
Ilustrasi vaksinasi (Ist)

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Telah Siap Diproduksi Massal

Berita Baru, Internasional – Perusahaan AstraZeneca PLC berencana memproduksi sebanyak 2 miliar dosis vaksin virus corona (Covid-19). Vaksin tersebut akan dibagikan sebanyak 400 juta kepada AS dan Inggris, dan 1 miliar untuk negara dengan penghasilan rendah dan menengah.

CEO AstraZeneca Pascal Soriot, dikutip Beritabaru.co dari CNBC mengatakan perusahaan berencana mulai mendistribusikan vaksin ke AS dan Inggris pada September atau Oktober mendatang, dengan kesiapan pengiriman secara stabil pada awal 2021.

Menurutnya, AstraZeneca telah menandatangani perjanjian lisensi dengan Serum Institute of India untuk mengirim 1 miliar dosis kepada negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana 400 juta di antaranya akan dikirimkan pada akhir tahun 2020.

Vaksin dengan nama AZD1222 awalnya dikembangkan oleh Universitas Oxford di Inggris dan AstraZeneca bekerjasama dengan mitra industri farmasi untuk memproduksi dan mendistribusikan.

Soriot menjelaskan bahwa distribusi vaksin tersebut tergantung pada uji klinis yang berlangsung pada Agustus mendatang. Uji klinis dan pembuatan vaksin akan dilakukan secara bersamaan.

“Kami sangat fokus dan sangat berkomitmen. Ketika Anda memiliki sesuatu seperti ini, dengan pandemi semacam ini dan dampak yang luar biasa pada orang-orang, ekonomi, dan lain-lain,” ujar Soriot.

“Anda tidak dapat menebak apa yang akan terjadi. Anda tidak dapat menghabiskan waktu untuk mencari tahu apakah itu akan berhasil atau tidak akan berhasil, Anda hanya harus berkomitmen. Kami datang dan bertaruh pada beberapa hal ini,” imbuhnya.

Jenner Institute dari Oxford University yang bekerja sama dengan Oxford Vaccine Group untuk mengembangkan vaksin AZD1222 yang mencakup protein dari strain virus SARS CoV-2.

Saat ini vaksin tersebut tengah dilakukan uji coba terhadap 10.000 sukarelawan dewasa. Menurut AstraZeneca sejauh ini uji coba dinilai aman dan ditoleransi dengan baik.

“Peluang kerja vaksin saya akan mengatakan bahwa kita semua memiliki harapan yang sangat baik, dari apa yang telah kita lihat sejauh ini,” katanya.

CEO Coalition for Epidemic Preparedness Innovations, atau Koalisi untuk Inovasi Kesiap-siagaan Epidemi, Richard Hatchett mengatakan jika vaksin tersebut berhasil menjadi hal itu merupakan lompatan besar.

“Jelas, jika vaksinnya berhasil, ini menjadi taruhan tersendiri dari sisi manufaktur yang memberikan hasil besar karena akan ada puluhan atau bahkan ratusan juta dosis yang tersedia pada saat-saat paling awal,” katanya.