Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kabar Baik, 29 Pasien RS Darurat Wisma Atlet Dinyatakan Negatif
Tenaga medis saat berada di depan RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran (Foto:Istimewa)

Kabar Baik, 29 Pasien RS Darurat Wisma Atlet Dinyatakan Negatif

Berita Baru, Jakarta – Pasien positif virus corona (Covid-19) yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet berkurang sebanyak 19 orang.

Dilansir dari CNNIndonesia.com Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogab Wilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan pasien positif covid-19 dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sudah berkurang karena hasil pemeriksaan dinyatakan negatif, sehingga dimasukkan dalam status ODP.

Yudo merinci, jumlah pasien positif yang dirawat di Wisma Atlet saat ini sebanyak 225 orang. Jumlah tersebut berkurang sebanyak 29 orang dari angka pasien 254 orang pada hari sebelumnya.

“Total pasien rawat inap yang terdiri dari pasien positif, pasien ODP, dan pasien PDP dengan jumlah keseluruhan mencapai 517 orang. Terdiri dari 324 pasien pria dan sisanya pasien wanita,” jelasnya

“Jumlah ini juga berkurang dari sebelumnya sebanyak 519 menjadi 517. Karena, satu pasien pulang setelah dinyatakan negatif dan satu pasien melakukan isolasi mandiri,” imbuh Yudo.

Hingga Minggu (05/4), Yudo mengatakan jumlah pasien PDP yang dirawat di Wisma Atlet sebanyak 175 orang, dan untuk ODP 117 orang. Jumlah ini berkurang sejak data terakhir pada Sabtu (4/4).

Dikutip dari laman resmi penanganan virus corona DKI Jakarta, hingga Minggu (05/4) sudah mencapai 1.071 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyaj 691 pasien di rawat dan 233 pasien menjalani isolasi mandiri.

Sementara, korban meninggal mencapai 99 orang, dan 58 pasien dinyatakan sembuh.

Selain itu, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.496 kasus, 2.040 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto telah menandatangani Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 mengenai Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Namun, sampai saat ini tidak ada kejelasan terkait status DKI Jakarya apakah termasuk daerah PSBB, sementara Jakarta sudah mencatat separuh dari jumlah nasional.