Juventus Resmi Memecat Maurizio Sarri

Foto: Bola Sport

Berita Baru, Sepak Bola — Masa pengabdian Maurizio Sarri terhadap Juventus dipastikan selesai pada musim ini. Manajemen Juve secara resmi memecatnya karena dinilai menuai banyak hasil minor sepanjang musim 2019-2020.

Keputusan tersebut dibuat berdasar rapat dadakan, di mana dihadiri oleh Presiden Andrea Agnelli, yang merupakan direktur klub, serta sang pelatih sendiri.

Alhasil, melalui laman resminya, Juventus menginformasikan bahwa Maurizio Sarri tidak lagi menangani tim untuk pada musim depan.

“Juventus mengumumkan, Maurizio Sarri sudah dibebas tugaskan dari jabatannya sebagai pelatih tim utama,” begitu bunyi keterangan yang tertulis di laman resmi Juventus, Sabtu (8/8).

“Klub mengucapkan terima kasih kepada pelatih, karena sudah memberikan halaman baru dalam sejarah Juventus, yakni gelar Scudetto kesembilan secara beruntun,” lanjut laporan tersebut.

Tersingkirnya Juventus oleh wakil Prancis, Olympique Lyon di babak 16 Besar Liga Champions ini pun disinyalir menjadi faktor utama mengapa pelatih yang kini berusia 61 tahun itu dipecat. Bahkan, kekalahan itu dianggap sebagai ‘dosa besar’ Sarri sepanjang musim 2019/20.

Berita Terkait :  Tolak Pinangan PSG, Virgil Van Dijk Perpanjang Masa Baktinya di Anfield

Bianconeri gagal membalikan kedudukan ketika melawan Lyon, meskipun mereka unggul 2-1 dini hari tadi. Hasil itu bisa mengantarkan Si Nyonya Tua mengingat Lyon unggul agregat gol tandang.

Posisi dari Sarri sendiri sudah kacau sejak mengalami kekalahan dari Lazio di Supercoppa Italia dan Napoli di Final Coppa Italia yang lalu.

Meskipun Sarri berhasil membawa Juventus meraih gelar Serie A ke-36 mereka atau yang ke sembilan secara beruntun sejak 2011-2012 lalu. Akan tetapi, di tabel klasemen, mereka cuma unggul satu poin saja dari Inter Mila.

Presiden Agneli mengatakan bahwa dia butuh beberapa hari untuk mengevaluasi kondisi yang sedang terjadi saat ini. Tapi rupanya keputusan tersebut dipercepat.

Di musim ini Sarri total memainkan 51 laga kompetitif dengan catatan 34 kemenangan, delapan imbang, dan sembilan kali mengalami kekalahan.

Selama diasuh oleh Sarri, Juventus berhasil mencetak 100 gol dan kebobolan sebanyak 55 kali. Mereka memiliki rataan 2,16 poin setiap pertandingan.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan