Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Lampaui Italia dan Spanyol

-

Berita Baru, Internasional – Jumlah kematian akibat virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat (AS) telah mencapai 20.577 orang. Jumlah tersebut membuat AS menjadi negara dengan kasus infeksi dan korban meninggal terbanyak di dunia.

Menurut data Worldometers, Minggu (12/4) pukul 03.09 GMT, AS mencatat 1.920 kematian akibat Covid-19 selama 24 jam terakhir.

Jumlah kematian tersebut lebih rendah dari jumlah di hari sebelumnya yakni 2.108.

AS juga menjadi negara dengan jumlah infeksi terbanyak di dunia, dengan 532.879 kasus infeksi.

Jumlah infeksi di AS bahkan melampaui jumlah infeksi di Spanyol yakni 163.027.

Berita Terkait :  Presiden Trump akan Kembali Mempertimbangkan Produksi Minyak AS setelah Pertemuan OPEC+

Hingga hari ini, Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Prancis, dan Jerman menjadi lima besar negara dengan jumlah infeksi virus corona terbanyak di dunia.

Berita Terkait :  Presiden Trump akan Kembali Mempertimbangkan Produksi Minyak AS setelah Pertemuan OPEC+

Dilansir dari CNN Walikota New York, Bill de Blasio, pada Sabtu mengatakan bahwa sekolah-sekolah di kota terbesar Amerika Serikat akan tetap ditutup sampai akhir tahun ajaran tahun ini karena pandemi virus corona terus mengkhawatirkan.

De Blasio berharap sekolah bisa dilanjutkan secara normal pada awal tahun ajaran baru di bulan September.

“Tidak ada yang mudah soal keputusan ini,” kata walikota pada konferensi pers, sebelum menambahkan bahwa “[keputusan] ini jelas akan membantu kita menyelamatkan kehidupan.” ujarnya.

Berita Terkait :  Kasus COVID-19 WNI di Luar Negeri: 573 Orang Sembuh

Sebelumnya, New York telah menutup sekolah-sekolah pada 16 Maret ketika virus menyebar dengan cepat.

Penutupan tersebut mempengaruhi aktivitas belajar 1,1 juta siswa di New York, jumlah yang terbesar se-Amerika Serikat.

Berita Terkait :  Yoshihide Suga, Calon Kuat Perdana Menteri Jepang

“Keluarga yang tak memiliki komputer sedang dipinjamkan perangkat milik kota untuk pembelajaran online; 175 ribu unit telah didistribusikan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Berita Terkait :  Tak Peduli Sindiran AS, Jerman Adakan Pertemuan Dengan China

TERBARU