Jokowi Hapus Pengembangan Pesawat BJ Habibie dari Proyek Strategis Nasional

Berita Baru, Pesawat 14-r80
(Foto: Riau Pos)

Berita Baru, Jakarta — Keinginan Indonesia memiliki pesawat warisan dari BJ Habibie pupus sudah. Sebab pemerintah memutuskan untuk menghapus dua proyek pengembangan pesawat, yakni R80 dan N245 buatan BJ Habibie dari proyek strategis nasional (PSN).

Kepututsan itu diambil melalui rapat terbatas kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (29/5).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menambahkan tiga proyek drone atau pesawat tanpa awak dalam PSN 2020-2024 ini. Proyek drone ini menggeser posisi pesawat R80 dan N245 dari daftar PSN.

“Terkait dengan tiga proyek drone. Di mana tiga proyek terkait pengembangan drone itu sebagai pengganti proyek yang dikeluarkan antara lain R80 dan N245. Sehingga dialihkan menjadi teknologi drone yang dianggap lebih cocok dengan situasi saat sekarang dan pengembangannya sudah dimulai oleh PTDI,” kata Airlangga usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi.

Hari ini, dalam rapat terbatas kabinet memang muncul 89 PSN baru. Dari 89 PSN yang disepakati, 56 proyek di antaranya adalah usulan baru. Sementara 10 proyek merupakan proyek perluasan dari PSN sebelumnya, 15 proyek dikelompokkan sebagai program pemerintah baru, dan 8 proyek masuk dalam sektor ketenagalistrikan.

Berita Terkait :  Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Berdamai dengan Covid-19

“Dari 245 proyek baru (yang diusulkan), hanya 89 proyek yang memenuhi kriteria. Dengan demikian, 156 proyek belum direkomendasikan karena masih butuh dukungan kementerian teknis dan perlu memenuhi kriteria sebagai PSN,” ujar Airlangga.

Airlangga merinci, ada 15 PSN baru berkaitan dengan pembangunan jalan-jembatan, lima proyek bandara senilai Rp 5,6 triliun, 5 proyek kawasan industri senilai Rp 327,2 triliun, 13 proyek bendungan-irigasi senilai Rp 71,8 triliun, 1 proyek tanggung laut senilai Rp 5,68 triliun, dan 2 proyek smelter.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan