Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Greysia Polii (foto: istimewa)
Greysia Polii (foto: istimewa)

Jelang Pensiun dari Bulutangkis, Greysia Polii Ingin Fokus Urus Bisnis

Berita Baru, Bulutangkis – Pemain bulutangkis profesional, Greysia Polii ingin fokus mengurusi bisnis usai dirinya pensiun dari dunia bulutangkis. Sebelumnya, ia telah mengabarkan jika bakal gantung raket mulai 12 Juni mendatang.

Selain mengurusi bisnis, juara Olimpiade Tokyo 2020 itu ingin menjadi ketua BWF. Di saat yang sama, PBSI juga meminta agar dirinya tidak meninggalkan Pelatnas begitu saja.

“Bahkan sekarang ada beberapa bisnis yang sedang saya bangun juga. Saya juga menjadi ketua atlet dari BWF, lalu PBSI juga bilang jangan meninggalkan Pelatnas begitu saja. Ya, semoga dengan waktu dan hidup saya bisa kasih itu,” kata Greysia pada Jumat (3/6)

Setelah mengarungi bulutangkis selama 30 tahun, Greysia mengaku sudah tepat untuk berhenti dari kariernya sebagai atlet bulutangkis. Istri dari Felix Djimin itu mengaku ingin punya lebih banyak waktu bersama keluarganya.

“Seperti yang selalu saya bilang, saya sudah 30 tahun mendedikasikan untuk bulutangkis, bahkan sudah tinggal di asrama dari usia 11 tahun. Jadi waktu saya buat keluarga, mama, suami saya, itu yang harus dinomorsatukan untuk saat ini. Paling enggak untuk beberapa tahun ke depan,” ungkapnya.

Bagaimana pun, Greysia Polii memang tak bisa serta merta begitu saja meninggalkan dunia bulutangkis yang membesarkan namanya tersebut. Ia masih berharap dapat berkontribusi untuk Indonesia dalam bidang apapun, tak harus dari cabang bulutangkis.

“Dari sejak olimpiade saya juga sudah galau. Galaunya itu bukan gara-gara mau pensiunnya, atau aduh saya tidak mau main bulutangkis. Enggak,” katanya.

“Saya merasa itu sudah cukup. Saya merasa apa yang sudah saya dapat dari bulutangkis sudah cukup. Tapi galaunya itu lebih kepada ‘Aduh bagaimana ya masih di bulutangkis atas tidak karena mengurusinya banyak banget,” Greysia menjelaskan.

“Ya, semoga saya masih bisa berkontribusi buat bulutangkis, terutamanya Indonesia lah. Bukan hanya bulutangkisnya tapi hal-hal lain juga,” harap Greysia.

Pencapaian

Greysia Polii tercatat sebagai atlet putri dengan torehan tinta emas cukup komplet di multiajang olahraga. Mulai dari Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga Olimpiade.

Ia memulai medali emasnya di ajang PON 2007 dengan membela provinsi Sulawesi Utara. Kemudian juara SEA Games 2019 di Filipina bersama Apriyani Rahayu.

Di level Asia, Greysia juga menorehkan tinta emasnya bersama Nitya Krishinda Maheswari dengan menjuarai Asian Games 2014. Sebelum akhirnya menutup karier dengan meraih emas di Olimpiade 2020 di Tokyo.