Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Jatim Miliki Penderita Kusta Terbanyak, Masyarakat Diminta Lakukan Deteksi Dini

Jatim Miliki Penderita Kusta Terbanyak, Masyarakat Diminta Lakukan Deteksi Dini



Berita Baru, Surabaya – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyebutkan, bahwa Jatim merupakan provinsi tertinggi jumlah penderita penyakit kusta di Indonesia. Untuk itu masyarakat diimbau mengenali gejala klinis penyakit kusta.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana menjelaskan, jika tanda bercak putih pada kulit dan mati rasa pada bercak kulit tersebut, maka segera saja diperiksakan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan.

“Jika positif terserang penyakit kusta, maka akan dilakukan pengobatan sampai selesai,” katanya, Senin (27/1).

Anjuran tersebut disampaikan berkaitan dengan peringatan Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy Day yang diperingati setiap hari Minggu terakhir di bulan Januari. Tahun ini jatuh pada tanggal 26 Januari.

Dengan memiliki penderita penyakit kusta terbanyak, diperlukan sosialisasi penyakit kusta antara lain dengan mengenali tanda-tandanya, yaitu bercak putih di kulit dan mati rasa.

“Kusta ini penyakit menular, jadi bisa dicegah dan disembuhkan. Dengan catatan tidak terlambat diobati. Makanya penting dilakukan pemeriksaan terhadap kulit yang terdapat bercak putih dan mati rasa itu,” jelasnya.

Penderita kusta di Jatim adalah 24% dari penderita kusta di Indonesia. Meskipun demikian, tingkat prevalensi kusta di Jatim mengalami penurunan sebesar 0,8 per 10.000 penduduk tercatat tahun 2018 sebesar 0,92 menjadi 0,84 pada 2019.

Saat ini, ada 2.668 penderita kusta baru di Jatim dan 3.351 penderita kusta yang masih berobat. Dari 2.668 penderita kusta baru, sebanyak 255 menderita cacat kelihatan akibat terlambat terdeteksi dan sebanyak 194 (7,3%) adalah penderita usia anak.

Sebagai komitmen penurunan angka prevalensi kusta di Jawa Timur, Pemprov Jatim melakukan sosialisasi program Jawa Timur Eliminasi Kusta (Jelita), yaitu target setiap 10.000 penduduk jumlah penderita kusta maksimal 1 orang. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-pno/toeb)