Jasad Reno, Pelajar SMP Terseret Arus Kali Lamong Ditemukan Warga Mengapung 1 Km dari Lokasi Kejadian

-

Berita Baru, Gresik – Jasad Alvareno Eka Aditya (12), bocah asal Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik yang tenggelam terseret arus Kali Lamong akhirnya ditemukan.

Siswa yang masih duduk di kelas VII SMPN 1 Kebomas itu ditemukan mengapung oleh warga sekira pukul 07.00 Wib.

Salah satu warga Desa Sukorejo Ainur Rofik alias Delik mengatakan, saat penyisiran ditemukan kondisi mengapung dengan jarak satu Kilo dari lokasi kejadian.

“Yang muncul di permukaan rawa kali Lamong Kepala sama perut korban, perutnya besar, tepat pinggir rawa-rawa, mengapung,” ungkapnya, Rabu (16/12).

Ditambahkan, lokasi ditemukannya tepat setelah jembatan perbatasan Gresik-Surabaya.

“Sekira pukul 07.00 Wib ditemukan salah satu warga di Bantaran kali Lamong, lalu warga nelayan serta tim sar polairud berangkat ke lokasi kejadian,” tambahnya.

Menurut Delik, para nelayan menghentikan Penyisiran pada Rabu (16/12) pukul 20.00. Kemudian dilanjutkan esok hari, tapi sebelumnya warga nelayan sudah merasakan bau taksedap sekira pukul 00.30 Wib.

“Ada bau batang sudah menyengat, lalu nelayan mendekati area tersebut dengan alat penerang senter, tapi tidak ada jasad korban, dan nelayan pun tidak berani menyelami karena sangat berbahaya,” papar Delik sapaan akrabnya saat berikan keterangan kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rohman menjelaskan di Lokasi kejadian memang tempat arena bermain bagi warga dan pemuda desa tapi karena ini faktor banjir dan luapan kali Lamong ya tidak bisa ditekan.

“Faktor utama terseretnya korban karena banjir, dan arus luapan kali Lamong, pada waktu biasa memang tidak apa-apa untuk berenang atau mandi di Konservasi Mangrove Sukorejo,” jelas Kepala Desa Sukorejo Fatkhur Rohman.

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments