Berita

 Network

 Partner

Iuran BPJS Resmi Naik Per 1 Januari

Iuran BPJS Resmi Naik Per 1 Januari

Berita Baru, Jakarta – Iuran BPJS Kesehatan akan resmi naik per 1 Januari 2021. Kenaikan iuran tersebut berlaku kepada kepesertaan kelas Penerima Bantuan Iuran (PBI), Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), dan peserta BP dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III.

Kenaikan iuran ini merupakan berdasarkan pada Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

“Iuran bagi peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional, yaitu sebesar Rp42 ribu per orang per bulan,” tulis Pasal 29 ayat 1.

“Besaran iuran bagi peserta PBPU dan peserta BP dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III, yaitu sama dengan besaran iuran bagi peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional,” terang Pasal 34 ayat 1.

Berita Terkait :  Pemerintah Gelar Vaksinasi Massal Bagi Tokoh Agama

Namun, ada perubahan iuran dari yang dibayarkan oleh masing-masing peserta.

Pada 2020, peserta PBI, PBPU, dan peserta BP membayar iuran Rp25.500 per orang per bulan. Sisanya, pemerintah memberikan subsidi Rp16.500 per orang per bulan.

Pada 2021, nominal iuran yang harus dibayar kelompok tersebut naik menjadi Rp35 ribu per orang per bulan. Sedangkan Rp7.000 sisanya dibayarkan oleh pemerintah.

Untuk iuran kepesertaan PBPU dan peserta BP kelas II dan I tetap seperti tahun ini alias tidak ada kenaikan. Masing-masing Rp100 ribu dan Rp150 ribu per orang per bulan.

Pemerintah juga mewacanakan kebijakan hapus kelas di mana nantinya standar layanan perawatan hanya satu. Namun sejauh ini, besaran iuran masih mengacu pada Perpres 64/2020 untuk tahun depan.

Berita Terkait :  Kejagung Lakukan Pemeriksaan Saksi Dugaan Tipikor di BPJS Ketenagakerjaan