Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gerhana bulan total terlihat pada 26 Mei 2021, di Auckland, Selandia Baru. Foto: PHIL WALTER/GETTY IMAGES.
Gerhana bulan total terlihat pada 26 Mei 2021, di Auckland, Selandia Baru. Foto: PHIL WALTER/GETTY IMAGES.

Istimewa! Tak Hanya Supermoon, Gerhana Bulan Syawal 1443 H Juga Bloodmoon dan Flower Moon



Berita Baru – Bulan purnama Syawal tahun ini bisa dikatakan merupakan bulan purnama yang spektakuler, yang diperkirakan akan muncul pada Minggu, 15 Mei 2022. Tak hanya Supermoon, gerhana bulan kali ini juga Bloodmoon dan Flower Moon.

Jutaan pengamat langit di Amerika, Eropa, dan Afrika akan dapat melihat gerhana bulan total pada malam tanggal 15-16 Mei.

Gerhana bulan supermoon artinya tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dari biasanya karena berada pada titik terdekatnya dengan Bumi dalam orbitnya, yang dikenal sebagai perigee.

Lalu gerhana bulan blood moon atau bulan darah artinya bulan akan mengeluarkan warna hitam darah.

Menurut NASA, bulan darah terjadi selama gerhana bulan total, ketika Bumi diposisikan langsung di antara bulan dan matahari, menyembunyikan bulan dari sinar matahari.

Selama totalitas gerhana, bulan akan menjadi cahaya kemerahan yang redup, karena panjang gelombang merah sinar matahari menyaring melalui atmosfer planet kita ke permukaan bulan.

Pada saat yang berbeda selama gerhana, itu juga bisa tampak mengambil nuansa oranye, kuning atau coklat.

“Ketika ini terjadi, satu-satunya cahaya yang mencapai permukaan bulan adalah dari tepi atmosfer bumi,” jelas NASA, dikutip dari CBSnews.

“Molekul udara dari atmosfer Bumi menyebarkan sebagian besar cahaya biru. Cahaya yang tersisa dipantulkan ke permukaan bulan dengan cahaya merah, membuat bulan tampak merah di langit malam,” imbuh NASA.

Tidak hanya supermoon dan blood mood, bulan purnama itu juga dikatakan sebagai flower moon, salah satu nama yang diberikan untuk bulan purnama Mei karena banyaknya bunga yang terkait dengan musim semi di Belahan Bumi Utara.

Flower moon juga sering dikenal dengan bulan penanaman jagung dan bulan susu.

Sebagai tambahan, menurut perkiraan NASA, gerhana bulan ini akan menjadi gerhana bulan total prime-time terpanjang di Pantai Barat Amerika Serikat abad ini.

Cara Menonton

Tidak seperti gerhana matahari, yang membutuhkan kacamata khusus untuk mencegah kerusakan mata, gerhana bulan aman untuk dilihat dengan mata telanjang — tetapi teropong atau teleskop juga akan meningkatkan pengalaman menonton.

Bagian gerhana yang terlihat akan dimulai sekitar pukul 10.30 PM Et pada 15 Mei atau 09:30 AM WIB pada 16 Mei, kata NASA, saat bulan memasuki bayangan Bumi.

Totalitas gerhana terjadi ketika bulan sepenuhnya tertutup oleh bayangan planet Bumi, mengikuti sekitar tengah malam, berlangsung sekitar satu setengah jam.

Gerhana bulan itu diperkirakan akan berakhir sekitar pukul 2 AM ET 16 Mei atau 1:30 AM WIB 16 Mei.

Sayangnya, gerhana bulan itu hanya akan dinikmati di wilayah sekitaran Amerika Serikat. Namun, NASA mengatakan akan menyiarkan secara langsung berlangsungnya Gerhana Bulan Super Flower Blood Moon.