Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Isi Tausiah BKN PDI Perjuangan, Gus Yahya Ajak Ulama Tak Ciptakan Kontroversi di Masyarakat

Isi Tausiah BKN PDI Perjuangan, Gus Yahya Ajak Ulama Tak Ciptakan Kontroversi di Masyarakat

Berita Baru, Jakarta – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengajak para ulama tidak menciptakan kontroversi di tengah masyarakat yang kerap kurang bermanfaat untuk kepentingan umat.

Menurutnya, para ulama harus mampu mengayomi dan mengasihi umat, karena mereka sejatinya adalah para cendekiawan yang mengemban tugas membimbing umat Islam menjalani kehidupan.

“Dalam bahasa Arab Ta’rif, (kata) ulama yaitu sekelompok cendekiawan agama yang menekuni syariat Islam untuk membimbing umat,” kata Ketum PBNU yang akrab Gus Yahya saat memberi tausiah pada acara yang digelar Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya, Sabtu (9/4).

Dalam kesempatan itu Gus Yahya menyebut ada nilai dasar dalam memaknai ulama seperti yang disampaikan oleh Imam Al Ghazali, yaitu ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Ketaatan dan ketakwaan itu yang kemudian menjadikan seorang ulama tidak terjebak dalam kepentingan duniawi, karena mereka menjalani hidup untuk mendapatkan ridha Allah,” ujar Gus Yahya.

Ia juga mengingatkan agar umat Islam memilih ulama yang tepat untuk memperkuat keimanan. “Dalam mencari guru atau ulama, selain memperhatikan aspek kognitif, juga perlu mengamati aspek rohani. Carilah guru yang mempunyai sanad (rujukan) kepada Rasulullah agar kita dapat belajar dengan jelas,” terang Gus Yahya.

Selain ia juga berpesan kepada umat Islam agar memilih ulama yang hidup dan pikirannya diabdikan untuk kemaslahatan umat, bukan untuk kepentingan duniawi dan pribadi. “Jika ingin melihat ulama yang sesungguhnya, maka lihat (sikap) rahma-nya, kasih sayangnya kepada umat,” sambungnya.

Dalam acara BKN PDI Perjuangan tersebut ini, Gus Yahya memberi tausiah tentang Hakikat Ulama dan Keulamaan pada acara “Inspirasi Ramadhan” yang disiarkan oleh kanal YouTube BKN PDIP.

Diketahui, BKN PDIP selama Ramadhan tahun ini rutin mengundang sejumlah tokoh dan ulama untuk memberi siraman rohani dan membahas isu-isu keagamaan yang aktual. (mkr)