Iran Umumkan Penangkapan Jamshid Sharmahd, Diduga Pimpinan Teroris Tondar

(Foto: Tehran Times)

Berita Baru, Internasional – Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan Jamshid Sharmahd, seorang yang diduga sebagai pemimpin kelompok teroris Tondar (Guntur) pada Sabtu (1/8).

Media Iran mengatakan bahwa kepala Tondar ditangkap oleh pasukan Iran saat operasi intelijen, dan menyebut bahwa penangkapan tersebut akan menjadi pukulan berat bagi organisasi itu.

Tidak dijelaskan bagaimana dan di mana penangkapan itu terjadi, namun Kementerian Intelijen berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut di kemudian hari.

Sementara itu, media pemerintah Iran telah menerbitkan sebuah gambar yang disebut menunjukkan Jamshid Sharmahd, kepala kelompok Tondar, sebuah kelompok yang bermarkas di AS dan dicari karena meluncurkan kegiatan teroris di Iran.

Seperti dilansir dari Sputnik News, Tondar, alias Tentara Majelis Kerajaan Iran, alias Majelis Kerajaan Iran, adalah kelompok kerajaan yang berusaha melakukan perubahan rezim di Iran dalam rangka memulihkan pemerintahan monarki negara sebagaimana sebelum Revolusi 1979.

Kelompok ini mengaku menjadi pelaku atas pemboman Masjid Seyed al-Shohada di kota Shiraz, Iran selatan, pada 2008, dengan 14 orang tewas dan 202 lainnya terluka dalam insiden tersebut. Dua orang yang diyakini terlibat dengan kelompok itu telah ditangkap dan dieksekusi pada 2010. Kelompok itu juga diyakini terlibat atas pembunuhan bom 2010 terhadap fisikawan nuklir Iran Masoud Alimohammadi.

Tidak hanya itu, organisasi tersebut juga dituduh telah merencanakan serangkaian serangan teror dan sabotase yang gagal, termasuk skema untuk meledakkan Bendungan Sivand di Provinsi Fars, Iran selatan.

Iran menuduh Tondar merencanakan serangan teror lebih lanjut dan mendesak AS untuk mengekstradisi individu yang terlibat dengan kelompok itu. AS tidak mengklasifikasikan kelompok itu sebagai organisasi teroris, dan menurut sebuah laporan, AS mengizinkannya beroperasi secara bebas dari pangkalannya di Los Angeles, California, tempat mereka menjalankan stasiun radio dan televisi yang menyerukan penggulingan keras pemerintah Iran.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan