Berita

 Network

 Partner

Instagram
Instagram Akan Menkonfirmasi Identitas Pengguna dengan Video Selfie/Doc. Ubergizmo

Instagram Akan Menkonfirmasi Identitas Pengguna dengan Video Selfie

Berita Baru, Inovasi – Instagram tampaknya tengah mencari cara untuk mengamankan platform mereka dan juga penggunanya dari gangguan penipu yang kerap terjadi di platform media sosial.

Mengingat betapa mudahnya membuat akun dan mengunggah foto orang lain kemudian dapat disalahgunakan secara ilegal, Instagram tampaknya akan mencoba mengatasinya dengan menggunakan video selfie.

Dilansir dari Ubergizmo, sebagaimana temuan yang dipublikasikan oleh konsultan media sosial Matt Navarra, mengungkapkan bahwa ia menemukan fitur Instagram yang meminta pengguna untuk mengambil video selfie untuk mengonfirmasi identitas mereka sesuai akun yang mereka buat.

Instagram Akan Menkonfirmasi Identitas Pengguna dengan Video Selfie
Matt Navarra/Doc. Twitter

“Instagram sekarang menggunakan video selfie untuk mengonfirmasi identitas pengguna,”  ungkap Navarra dalam sebuah tweet baru-baru ini, dikutip Berita Baru, Jumat (19/11/21).

Berita Terkait :  Kabar Baik, Instagram Permudah Pembuat Konten dapatkan Sponsor

Menurut Navarra Instagram juga menginformasikan bahwa video ini tidak akan pernah dipublikasikan dan akan dihapus setelah 30 hari sehingga pengguna tidak perlu khawatir tentang akses video dan penyalahgunaan video selfie yang mereka unggah.

Navarra mengklaim bahwa video itu juga tidak akan digunakan untuk pengenalan wajah atau digunakan untuk mengumpulkan data biometrik, yang sejalan dengan pengumuman Meta baru-baru ini bahwa mereka akan mematikan program pengenalan wajah dan menghapus semua data.

“Meta berjanji untuk tidak mengumpulkan data biometrik,” katanya.

Meski begitu, ini rupanya bukan pertama kalinya Instagram mencoba menggunakan video selfie untuk mengonfirmasi identitas pengguna. Seperti yang dilaporkan XDA, pada bulan Agustus tahun lalu, perusahaan sudah menguji fitur tersebut tetapi dengan cepat membatalkan fitur tersebut karena masalah teknis.

Berita Terkait :  Teknologi Ini Mampu Rubah Karbon Dioksida Jadi Batu