Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Inseminasi Buatan Selamatkan Populasi Burung Kakapo Selandia Baru

Inseminasi Buatan Selamatkan Populasi Burung Kakapo Selandia Baru

Berita Baru, Internasional – Populasi kakapo Selandia Baru, burung beo yang terancam punah dilaporkan mengalami peningkatan hingga 25% pada tahun lalu menjadi 252 burung. Departemen konservasi mengatakan pada Selasa (9/8/22), hal itu tercapai setelah musim kawin yang baik dan sukses dengan inseminasi buatan.

Kakapo hampir musnah oleh predator yang diperkenalkan seperti cerpelai karena burung ini tidak bisa terbang. Masalah ini diperparah dengan perkawinan sedarah, kesuburan yang sangat rendah yakni hanya 50% telur yang dibuahi dan karena mereka hanya berkembang biak setiap dua atau tiga tahun ketika pohon rimu berbuah.

Populasi kakapo, yang merupakan burung beo terberat di dunia, kini mencapai jumlah tertinggi sejak tahun 1970-an.

“Hanya ada 86 kakapo ketika saya pertama kali mulai bekerja sebagai penjaga hutan kakapo pada tahun 2002. Jumlah itu menakutkan. Memiliki musim kawin dengan 55 anak ayam terasa seperti langkah yang sangat positif,” kata Deidre Vercoe, manajer operasional program pemulihan kakapo, sebagaimana dilansir dari Reuters.

Program ini didirikan pada tahun 1995. Ini adalah kolaborasi antara departemen konservasi Selandia Baru dan suku Maori Ngai Tahu dan menggunakan sukarelawan untuk membantu kegiatan seperti memantau sarang agar mereka terhindar dari masalah. Beberapa burung harus diselamatkan setelah terjebak di lumpur atau setelah kakinya tersangkut di pohon.

Vercoe mengatakan dalam sebuah email bahwa sebagian besar keberhasilan musim ini adalah karena banyaknya buah di pohon rimu. Sukses dengan inseminasi buatan musim ini juga menjadi kuncinya.

Delapan anak burung yang selamat lahir dari inseminasi buatan, dibandingkan dengan hanya lima dalam dekade hingga 2019.

“Menggunakan inseminasi buatan berarti bahwa beberapa pejantan, yang belum memiliki anak ayam secara alami, masih terwakili dalam kumpulan gen masa depan,” kata Vercoe.

“Inseminasi buatan juga dapat membantu meningkatkan kesuburan telur yang diletakkan.”