Inovasi Kubu Raya Tembus 10 Besar Nasional

    Inovasi Kubu Raya
    Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan (Foto: Istimewa).

    Berita Baru, Kubu Raya – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) kembali menggelar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020.

    Hasil penilaian PPD 2020 ditayangkan menjelang acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (30/4) kemarin.

    Hasil penilaian tersebut mencakup 10 besar tingkat Provinsi, tingkat Kabupaten, dan tingkat Kota.

    Kubu Raya adalah satu-satunya Kabupaten di Pulau Kalimantan yang berhasil menembus 10 besar tingkat nasional tersebut.

    Program unggulan Kabupaten Kubu Raya yang mengantarkan daerah tersebut menembus sepuluh besar adalah inovasi kebijakan sektor kesehatan bernama Selasa-Jumat (Salju) Terpadu atau dikenal “Salju Terpadu” yang baru berjalan selama satu tahun terakhir.

    Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia tidak menyangka inovasi yang baru berjalan satu tahun tersebut dapat menembus 10 besar nasional.

    “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, karena baru satu tahu berjalan, inovasi kebijakan unggulan sektor kesehatan di Kubu Raya yaitu ‘Salju Terpadu’ langsung masuk sepuluh besar nasional dari 416 kabupaten se-Indonesia dalam kompetisi program inovasi pembangunan daerah PPD 2020″. Kata Bung Muda, panggilan akrab Bupati Kubu Raya tersebut.

    Berita Terkait :  Lamongan Akan Segera Miliki Fasilitas Penanganan Covid-19

    Bung Muda menjelaskan bahwa tujuan inovasi Salju Terpadu adalah untuk akselerasi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kubu Raya, dan untuk memenuhi 12 indikator Standar Pelayanan Minimal di bidang kesehatan.

    Inovasi-inovasi kesehatan tersebut diupayakan secara berkesinambungan, terprogram, dan sistematis, baik dengan target perseorangan maupun masyarakat.

    “Pelayanan proaktif hari Selasa dimaksudkan sebagai pelayanan di luar gedung atau pusat pelayanan kesehatan yang langsung hadir di tengah masyarakat dari tenaga kesehatan untuk khusus bagi upaya peningkatan kesehatan masyarakat ibu dan anak. Sedangkan pelayanan hari Jumat dikhususkan dan difokuskan untuk upaya kesehatan bagi penyakit menular dan tidak menular”. Tuturnya.

    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    five − 2 =