Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Imigran Inggris
(Foto: Gareth Fuller)

Inggris Pecahkan Rekor Jumlah Imigran Terbanyak dalam Sehari



Berita Baru, Internasional – Mengutip Sky News, pada hari Jumat (8/5) kemarin polisi perbatasan Inggris memecahkan rekor penangkapan jumlah imigran yang mencoba menyebrangi Selat Inggis untuk menuju Inggris.

Selama 24 jam terakhir, total ada 140 imigran yang berusaha mencoba menyebrangi Selat Inggris melalui perahu karet. Para imigran ilegal tersebut berdesak-desakan dalam 10 perahu karet yang berbeda. Bahkan ada satu kapal yang dipaksa untuk mengangkut 50 imigran.

Menurut berita lokal KentOnline, perahu karet yang membawa imigran tersebut akan berlabuh di Dover.

Mengutip KentOnline, seorang juru bicara dari Home Office (Departemen yang mengurusi Imigrasi) mengatakan bahwa Border Force (pasukan perbatasan Inggris) saat ini sedang menangani sejumlah insiden perahu karet yang sedang berlangsung di lepas pantai Kent.

Kemudian pada hari ini, Sabtu (9/5), setidaknya terdapat 5 kapal lagi yang mengangkut 70 imigran yang berusaha melewati perbatasan Selat Inggris yang penuh ombak.

Border Force memulai operasi untuk mencegat para imigran ini dimulai pada pukul 4.30 pagi waktu setempat.

Mengutip Sky News, dikatakan bahwa sejak diberlakukannya status karantina wilyah atau Lockdown di Inggris pada tanggal 23 Maret, setidaknya ada 700 orang yang ditangkap di perairan Inggris dan di selatan pantai, mulai dari pria, wanita, dan anak-anak.

Pemerintah Inggris sudah berulang kali memperingatkan kepada para imigran untuk tidak berusaha menyebrangi Selat Inggris karena sangat berbahaya dan berombak besar. Namun jumlah para imigran yang tetap melakukannya terus meningkat.

Di bulan Februari, dalam sehari pernah ada sekitar 102 imigran ditangkap, termasuk 7 anak-anak, saat mereka mencoba melewati Selat Inggris. Jumlah itu merupakan jumlah imigran terbanyak yang ditangkap oleh Force Border dalam sehari. Namun, kini rekor itu dikalahkan dengan jumlah penangkapan imigran tanggal 8-9 Mei.

Menanggapi peristiwa itu, pemerintah Inggris telah mendesak pemerintah Prancis untuk bertindak lebih banyak dalam membendung aliran imigran ilegal yang sering berlayar dari wilayah Prancis.

Mengutip Sputnik, pekan kemarin Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel sudah menelpon Christopher Castaner untuk membicarakan masalah ini.

Di tahun ini, yang baru berjalan 5 bulan, jumlah imigran yang mencapai pantai Inggris yang melewati Selat Inggris telah mencapai 1.200 orang. Sementara selama tahun 2019, total ada 1.900 imigran yang tiba di Inggris melalui kapal kecil.

Priti Patel berusaha meyakinkan Prancis untuk mengambil kembali para imgran dari Prancis yang telah ditangkap oleh Inggris.

Sejauh ini, sebagian besar para imigran yang telah ditangkap selama 16 bulan terakhir belum dikembalikan ke Prancis.


SumberSputnik News