HUT RI ke-75, Warga Tumba untuk Pertama Kalinya Kumandangkan Adzan Menggunakan Pengeras Suara

    Dusun Tumba
    Pembangunan pembangkit listrik "Pycohydro" di Dusun Tumba.

    Berita Baru, Gorontalo – Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-75, warga Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kabupaten Gorontalo bisa mendengarkan Adzan dengan pengeras suara.

    Sebelumnya, dusun yang dihuni suku terasing Polahi ini ketika  mengumandangkan adzan di Masjid Al-Azhar yang merupakan masjid satu-satunya di Dusun Tumba, tidak bisa menggunakan pengeras suara.

    Sekarang, dusun yang terdapat 128 kepala keluarga ini bisa mengumandangkan dan mendengarkan adzan dengan pengeras suara.

    “Terima kasih Gus Menteri Desa dan Bapak Inovasi Menristek, berkat program desa berinovasi kami bisa mengumandangkan dan mendengarkan adzan dengan pengeras suara untuk pertama kalinya di Dusun Tumba,” ungkap Bukhari Boroma selaku kepala desa Tamaila Utara

    Dusun Tumba sendiri mendapat aliran listrik yang optimal karena adanya program #desaberinovasi yang digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bersama Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang juga sebagai Mitra Perguruan Tinggi Untuk Desa (Pertides).

    Keduanya bersinergi dengan baik dalam melakukan inovasi Teknologi Tepat Guna Desa berupa pembangkit listrik “Pycohydro” yang mana melalui program ini juga, skalanya akan dinaikkan  menjadi “Microhydro” bersama sentuhan teknologi dan inovasi Kemenristek BRIN.

    Berita Terkait :  Pertanggungjawaban APBD Temanggung 2019 Disetujui DPRD

    Harapannya, listrik yang sudah ada tidak hanya mampu mengaliri listrik pokok, namun mampu menggerakkan potensi usaha lainnya.

    Bukhari mengaku sangat senang atas perhatian pemerintah pusat kepada desa Tamaila Utara, khususnya Dusun Tumba.

    “Dengan adanya kunjungan dari dua Kementerian ini (Kemendes PDTT dan Kemenristek), kami dari seluruh masyarakat yang ada di Dusun Tumba sangat senang. Karena dengan adanya kunjungan kementerian, berarti kami memang mendapat perhatian,” ujarnya

    Namun demikian, Bukhori sangat berharap agar akses ke Dusun Tumba segera dibuka. Pasalnya, jalan setapak merupakan satu-satunya jalan menuju dusun ini dan hanya bisa dilewati menggunakan motor trail.

    “Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan ini, kami dari desa Tamaila Utara, khususnya Dusun Tumba berharap agar bantuan-bantuan lainnya segera datang. Bantuan lain yang juga sangat penting adalah infrastruktur dan transportasi yang selama ini sangat susah kami hadapi,” terangnya.

    Di sisi lain, Dusun Tumba memiliki potensi alam yang cukup besar. Tanahnya yang subur sebagai tanaman pertanian dan perkebunan seperti jagung, coklat, cengkeh, kelapa, tebu kolang-kaling dan hutan perkayuan.

    Berita Terkait :  Jadi Calon Petahana, Wabup Qosim Cuti Setelah Penetapan Cabup Gresik 2020

    Oleh karena itu, Dusun Tumba akan dijadikan sebagai salah satu proyek percontohan program Desa Berinovasi. Program Desa Berinovasi  diresmikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, yang juga bertepatan dengan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Senin (10/8). [Rifqy]

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan