Berita

 Network

 Partner

Hoaks Babi Ngepet Masuk Kejari Depok

Hoaks Babi Ngepet Masuk Kejari Depok

Berita Baru, Depok – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok menerima tahap dua penyerahan berkas dan tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks babi ngepet, Adam Ibrahim alias Adam yang sempat menghebohkan jagat maya beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Depok, Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan, penyerahan berkas dan tersangka kasus babi ngepet itu dilakukan setelah pihaknya menetapkan kasus telah P21 atau hasil penyidikan dinyatakan lengkap.

“Tersangka disangkakan Pasal 14 ayat 1 ancaman hukumannya 10 tahun atau Pasal 14 ayat 2 ancamannya maksimal 3 tahun UU nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana,” kata Herlangga.

Kemudian, sebut Herlangga, selama 20 hari kedepan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melakukan penahanan terhadap tersangka sambil menunggu proses pelimpahan berkas ke Pengadilan Negeri Depok.

Berita Terkait :  Sandi Dipanggil Pidsus Kejari Depok Terkait Dugaan Korupsi DPKP, Berikut Penjelasannya

Dia menerangkan, berdasarkan P 16A, pihaknya telah menunjuk tiga JPU yakni Irvan Rinaldi, Putri Dwi Astrini dan Alfa Dera.

“Jaksa yang ditunjuk adalah orang-orang yang profesional dan akan membuktikan fakta-fakta hasil penyidikan dipersidangan nantinya,” tutur Herlangga.

Terkait barang bukti, Herlangga mengungkapkan, pihaknya mendapati handphone dan sound system yang diduga digunakan tersangka Adam saat melancarkan tindak pidana tersebut.

“Mengenai barang bukti dalam perkara ini diantaranya, berupa sound system. Ada juga Handphone yang diduga telah digunakan oleh Tersangka untuk melakukan tindak pidana,” pungkasnya.

Sebelumnya, aksi Adam sempat menggegerkan dunia maya dengan aksinya melakukan pembohongan terhadap publik melalui, berita bohong penangkapan babi ngepet pada salah satu wilayah di Kota Depok.

Berita Terkait :  Menteri Kesehatan Tinjau Kesiapan Layanan Jelang Nataru