Hindari Kebiasaan ini Agar Terhindar dari Kanker Lambung

    Penyebab Kanker Lambung
    Beberapa makanan digadang menjadi penyebab dari Kanker lambung, Sumber : Dailymail.co.uk

    Berita Baru, Amerika Serikat – Sadar atau tidak sadar, makanan yang kita makan sehari-harinya tentunya menentukan kualitas kesehatan organ dalam tubuh, khususnya pada organ pencernaan seperti mulut, lambung, hingga usus.

    Dilansir dari Dailymail.co.uk, adanya beberapa kebiasaan yang kerap dilakukan secara berlebihan oleh banyak orang, dan ini ternyata berpotensi untuk memunculkan penyakit kanker lambung. Berikut merupakan kebiasaan-kebiasaan tersebut yang harus diperbaiki.

    1. Makan Daging Olahan Berlebihan

    Daging olahan tentunya sudah menjadi bagian dari kehidupan kita, selain lezat, tinggi protein, daging olahan dinilai mudah untuk disiapkan hingga disajikan dan dapat dinikmati dari anak-anak hingga usia dewasa.

    Namun ternyata, mengapa daging olahan menjadi penyebab kanker? Hal ini disebabkan karena suhu tinggi yang dicapai saat daging digoreng maupun dibakar menciptakan kandungan zat karsinogen dalam makanan daging olahan.

    Dengan sering mengonsumsi daging olahan tersebut (terutama dengan penyajian secara digoreng) dapat menyebabkan masalah penyakit pada usus besar, pankreas, prostat hingga kanker khususnya pada lambung.

    2. Jarang Mengonsumsi Sayuran

    Berita Terkait :  Canelo Alvarez vs Avni Yildirim: Pertarungan atau Pemanasan?

    Dengan jarang makan sayur juga dapat menyebabkan pertumbuhan kanker tentunya. Banyak yang bertanya kenapa hal itu bisa terjadi, hal ini disebabkan karena, sayur mayur banyak sekali mengandung vitamin E, C, dan karotenoid yang dibutuhkan dan dapat melindungi tubuh dari radikal bebas yang dinilai dapat menyebabkan kanker atau penyakit pencernaan lainnya.

    Berikut ini contoh sayur-mayur yang mengandung zat vitamin tersebut,

    Vitamin E, bisa didapatkan dari sayur Bayam, brokoli, dan juga bisa didapatkan dari sayur labu maupun seperti kacang kacangan yaitu kacang Hazelnut, kacang tanah dan lainnya.

    Vitamin C, bisa didapatkan dari sayur Paprika, daun parsley, cabai, dan kubis misalnya.

    Zat Karotenoid, bisa didapatkan dari sayur tomat, wortel, kubis, bayam, dan buah semangka.

    3. Jarang Berolahraga

    Selain apa yang dikonsumsi, ternyata berdasarkan penelitian terdahulu, kurangnya aktivitas fisik menjadi penyebab kematian keempat tertinggi di dunia.

    Duduk secara terus-menerus selama berjam-jam tiap hari adalah faktor risiko utama penyebab obesitas dan penyakit-penyakit tidak menular seperti sakit jantung, diabetes, maupun kanker pencernaan.

    Berita Terkait :  Bahasa Kode dan Undang-undang Keamanan Hong Kong

    Dengan berolahraga juga, tubuh kita dapat menetralisir segala zat buruk dan mengeluarkan zat racun penyebab penyakit melalui sekresi cairan berupa keringat.

    Sebaiknya tetap berolahraga ringan setiap harinya meskipun dimasa pandemi ini ya, atau sekedar melakukan pekerjaan rumah seperti mengepel, menyapu hingga mencabut rumput setiap harinya sudah cukup.

    4. Makan dengan Kadar Garam Tinggi

    Makanan dengan kadar garam tinggi adalah jenis makanan yang diawetkan dengan cara diasinkan atau, makanan yang mengandung atau memiliki kadar garam yang sangat tinggi.

    Saat mengonsumsi makanan dengan kadar garam yang tinggi inilah yang akhirnya dapat membuat iritasi dan menyebabkan reaksi inflamasi atau peradangan sehingga merusak permukaan lambung maupun dinding usus yang kemudian dapat berkembang menjadi kanker.

    Berikut empat hal utama yang perlu diperhatikan agar terhindar dari penyakit, khususnya penyakit pencernaan. Namun jangan lupa untuk tetap memperhatikan faktor lainnya untuk terhindar dari penyakit mematikan lain seperti virus di masa pandemi ini. Selalu jaga kebersihan dan pakai masker selalu saat berada di tempat umum.

    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini