Berita

 Network

 Partner

#UnistallTokopedia
Hastag #UnisntallTokopedia jadi tranding.

Hastag #UninstallTokopedia Jadi Tranding Twitter, Ini Penyebabnya

Berita Baru, Jakarta – Hastag boikot produk kembali ramai di Twitter. Kali ini menimpa aplikasi jual beli online Tokopedia dengan hastag #UninstallTokopedia.

Dilansir dari tranding Twitter, Sabtu (29/11) dini hari, #UninstallTokopedia, ramai lantaran salahsatu acara yang disponsori starup terbesar di Indonesia itu mengundang ustadz Haikal Hassan.

Dalam video yang beredar, Anggota Presidium Alumni 212 itu sedang berceramah dengan mengutip salah satu hadist.

#UninstallTokopedia jadi tranding bukan lantaran, Haikal Hassan salah kutip hadist. Nitizen nampak geram lantaran Haikal Hassan dikenal sebagai bagian dari kelompak Islam Radikal yang cukup provokatif.

Dilansir dari akun akun @TolakBigotRI, ia menulis “Astaga! @tokopedia mengundang @haikal_hassan sebagai pembicara. Miris!!”

Berita Terkait :  BUMN Watch, Sekitar 20 persen Pegawai BUMN Terpapar Radikal
https://twitter.com/TolakBigotRI/status/1199948665462255616

Smentara akun lain atas nama @Sintus77 menulis “#UninstallTokopedia sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran karena lalai merawat kebhinekaan dgn mengundang penceramah jubir ormas radikal dan sering menggunakan SARA dlm kepentingan kelompoknya,”

Menyikapi ramainya hastag ini, pihak Tokopedia melalui akun @TokopediaCare sudah memberi klarifikasi. Pihaknya mengaku sebagai perusahaan yang menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia dan menentang keras diskriminasi SARA serta radikalisme yang merusak bangsa.

“Hai Kak, Ana infokan Tokopedia adalah perusahaan teknologi Indonesia yang menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia dan menentang keras adanya diskriminasi SARA serta radikalisme yang merusak persatuan bangsa. Kerja sama kali ini adalah untuk koleksi terbaru RiaMiranda–,” tulisnya.

Berita Terkait :  Twitter Luncurkan Emoji dukung Gerakan “Milk Tea Alliance”