Berita

 Network

 Partner

Hasil Panen Petani Lokal, Bupati Gresik Lepas Ekspor Kacang Ijo ke Filipina

Hasil Panen Petani Lokal, Bupati Gresik Lepas Ekspor Kacang Ijo ke Filipina

Berita Baru, Gresik – Produk pertanian hasil panen petani di Gresik kembali merambah perdagangan dunia. Hal itu dibuktikan dengan adanya sejumlah komoditas yang berhasil di kirim ke pasar mancanegara.

Terbaru, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali melepas ekspor ratusan ton kacang yang ke Filipina. Puluhan container berisi kacang hijau dilepas orang nomor satu di Gresik ini dari gudang milik PT Agrotani Sukses Sejahtera.

“Saya sangat bangga, kacang hijau kita bisa mendunia,” ujarnya.

Bupati Gus Yani menegaskan, sektor pertanian ke depan harus terus digenjot. Sebab, selama ini sektor tersebut terkesan kurang bergairah. 

“Saya minta Dispertan bisa meningkatkan hasil tani agar bisa diekspor. Saat ini kami sedang mencoba mengembangkan mangga. Permintaan dari China sangat tinggi,” katanya.

Berita Terkait :  Langgar Protokol Kesehatan, 4 Orang di Sumba Barat Daya Dikenakan Denda

Senada, Kasi Pelayanan Operasional Karantina Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Surabaya Tupa Sarihon M Hutabarat mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi ekspor kacang hijau dari Gresik.

“Selama ini, impor kita dari Myanmar sangat tinggi untuk kacang hijau. Sekarang Gresik bisa ekspor ini sungguh luar biasa,” terangnya.

Pihaknya pun sudah memantau langsung seluruh kacang hijau yang akan dikirim. Dan kondisinya sangat bagus. “Kami memberikan dukungan penuh kepada para petani untuk terus mengembangkan pasarnya,” imbuhnya.

Sementara, Direktur PT Agrotani Sukses Sejahtera Sumanto mengatakan pihaknya berkomintmen untuk membantu petani kacang hijau.

Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya siap melakukan MoU dengan Dispertan. Harga terendah sebesar Rp 14.000 dan kalau harga naik, pihaknya akan mengikuti kenaikan tersebut.

Berita Terkait :  Replanting Sawit di Paser Seluas 4.000 Hektar

“Kapanpun Dispertan minta MoU kami sangat siap. Kami berkomitmen membantu mensejahterakan petani Gresik,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, kacang hijau yang diekspor sebanyak 250 ton. Total untuk 2021 ada seribu ton yang akan dikirim ke luar negeri. 

“Kami targetkan seribu ton bisa dikirim. Sekarang sudah 650 ton,” pungkas Sumanto.

Terpisah, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik Hamzah Takim mengatakan pihaknya akan mengawal MoU harga antara PT Agrotani Sukses Mandiri dengan Dispertan. Ini sangat menguntungkan petani. 

“Jadi kami minta Dispertan segera merealisasikan. Serta memfasilitasi para petani,” pungkasnya.