Berita

 Network

 Partner

Hari Kelima Kebakaran Hutan Spanyol, Ribuan Penduduk Desa Mulai Meninggalkan Rumah
Kebakaran hutan meluas di Almonaster la Real di Huelva, Spanyol, pada Kamis 27 Agustus 2020. Ratusan orang dievakuasi dan ribuan hektar telah terbakar dalam kebakaran hutan yang dimulai pada Kamis di wilayah selatan Andalusia, di Huelva. Foto: AP.

Hari Kelima Kebakaran Hutan Spanyol, Ribuan Penduduk Desa Mulai Meninggalkan Rumah

Berita Baru, Madrid – Kebakaran hutan di wilayah Andalusia telah memaksa ribuan orang untuk meninggalkan rumah mereka pada hari Minggu (13/9) ketika Spanyol mengirim unit militer untuk membantu mengatasi kobaran api di dekat resor Costa del Sol.

Sejak berkobar pada Rabu (8/9) lalu, kebakaran hutan yang dipicu oleh angin kencang itu juga telah menewaskan satu pekerja darurat di pegunungan Sierra Bermeja di atas Estepona, tempat yang populer di kalangan turis.

Video-video di media sosial menunjukkan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di medan yang kering dan berhutan. Terlihat juga gumpalan asap besar membubung di atas pegunungan bisa dilihat dari bermil-mil jauhnya.

Berita Terkait :  Misteri ‘Kota Orang Mati’ di Rusia

Para pengungsi, yang sebagiannya adalah lansia, duduk mengelilingi meja plastik di pusat olahraga di kota terdekat, Ronda, ketika para sukarelawan membawa air kemasan, kursi, dan persediaan.

“Ini tidak manusiawi, tidak ada yang pernah terlihat seperti ini,” kata seorang pengungsi, Adriana Iacob kepada kantor berita Reuters. “Api dari si jago merah saat melahap dan melewati pegunungan, sungguh menakjubkan.”

Berita Terkait :  Ponakan Bermain Api, Villa di Lombok Tengah Hangus Terbakar

“Sejak kebakaran terjadi, kami tidak tidur selama berhari-hari. Mengerikan,” kata warga setempat lainnya, Pepa Rubio.

Pada hari Minggu (12/9) kemarin, tim Penyelamat darurat darurat juga membantu mengevakuasi warga dari kota dan desa Jubrique, Farajan, Pujerra, Alpandeire dan Juzcar di perbukitan di mana api berkobar.

Salah satu petugas dari pusat operasional dinas kebakaran hutan Spanyol, Alejandro Garcia mengatakan api memiliki kekuatan dan kecepatan yang tidak biasa dan menjalar ke beberapa arah.

Sementara itu, Perdana Menteri Pedro Sanchez mengumumkan pengerahan unit darurat militer untuk membantu mengatasi kobaran api.

“Kami akan bekerja dalam koordinasi dan tanpa istirahat dalam menghadapi kebakaran yang menghancurkan provinsi Malaga,” katanya di Twitter.

Berita Terkait :  Hamas: Perempuan Gaza Harus Mendapatkan Izin Wali Pria untuk Berpergian

Menurut data sementara dari satelit Copernicus Komisi Eropa, api menutupi lebih dari 6.000 hektar, menurut kementerian lingkungan mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Badan pemadam kebakaran hutan regional Andalusia mengatakan 365 petugas pemadam kebakaran sedang menangani kobaran api yang didukung oleh 41 pesawat dan 25 kendaraan.

Eropa telah melihat sejumlah kebakaran hutan musim panas ini.

Perubahan iklim meningkatkan risiko cuaca panas dan kering yang kemungkinan akan memicu kebakaran hutan.

Dunia telah menghangat sekitar 1,2 celcius sejak era industri dimulai dan suhu akan terus meningkat kecuali pemerintah di seluruh dunia melakukan pemotongan tajam terhadap emisi.