Harga Gabah Kering Panen Alami Penurunan 3,31 Persen

Harga Gabah

Berita Baru, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga gabah kering panen (GKP) mengalami penurunan pada Februari 2021 sebesar Rp 4.458 per kg atau turun menjadi 3,31 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang turun 8,08 persen pada Februari 2020.

“Rata-rata harga gabah secara umum untuk GKP itu mengalami penurunan jadi harga GKP pada bulan Februari tahun 2021 ini adalah sebesar Rp 4.758 per kg, artinya mengalami penurunan 3,31 persen,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Senin (1/3/2021). 

Suhariyanto menjelaskan, ada dua alasan kenapa harga GKP mengalami penurunan yakni, yang pertama karena pasokan gabah mulai meningkat. Di beberapa wilayah sudah panen dan musim panen raya akan jatuh pada Maret dan April.

Hasil total observasi yang dilakukan oleh BPS menunjukkan bahwa, gabah mengalami kenaikan dikarenakan banyaknya pasokan gabah seiring dengan panen di beberapa wilayah. 

Kedua, dikarenakan curah hujan cukup tinggi yang mengakibatkan penurunan kualitas gabah. Rata-rata kadar air gabah pada Februari 2021 adalah sebesar 19,17 persen lebih tinggi dibandingkan kadar air gabah pada Januari 2021 yang sebesar 17,56 persen. 

“Jadi karena pasokan gabah mulai banyak karena beberapa wilayah mulai panen dan juga ada penurunan kualitas gabah karena curah hujan yang tinggi itu menyebabkan GKP itu mengalami penurunan dibandingkan bulan yang lalu maupun tahun lalu,” ujar Suhariyanto. 

Penurunan harga GKP di tingkat petani juga diikuti dengan penurunan harga GKP di penggilingan Rp 4.863 per kg atau turun 3,24 persen dibandingkan bulan Januari 2021. 

Sedangkan, harga gabah kering giling (GKG) di penggilingan Rp 5.431 atau juga turun 0,01 dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 8,62 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Sementara itu, harga beras di penggilingan untuk jenis beras premium pada bulan Februari 2021 sebesar Rp 9.772 per kg, artinya turun tipis 0,08 persen dibandingkan posisi pada bulan Januari 2021. Selanjutnya, harga beras medium juga turun 0,20 persen.

“Jadi penurunan harga beras di penggilingan ini tidak hanya terjadi untuk premium tetapi juga tetapi untuk medium. Sementara untuk yang luar kualitas itu justru mengalami kenaikan 1,21 persen,” tandas Suhariyanto.

Facebook Comments
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini