Hadiri Sidang Syahganda, Gatot Nurmantyo Ingatkan Jaksa dan Hakim Soal ‘Titipan’

    Mantan Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo usai menghadiri agenda sidang pembelaan terdakwa Syahganda Nainggolan. (Gerard)

    Berita Baru, Depok – Mantan Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo menghadiri sidang lanjutan ke 19 atas kasus penyebaran berita bohong yang menjerat Syahganda Nainggolan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Kamis (08/04).

    Mengenakan pakaian dan atribut serba hitam, dia menegaskan, Jaksa Penuut Umum (JPU) dan Majelis Hakim dalam mengambil keputusan tidak boleh berdasarkan titipan ataupun pesanan.

    Menurut Gatot, berdasarkan Undang-Undang No. 48 tahun 2009 bahwa peradilan dilakukan demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

    “Sehingga, menurut asumsi saya, apabila Hakim maupun Jaksa penuntut melakukan segala keputusan-keputusan berdasarkan titipan orang atau karena pesanan-pesanan maka, Hakim menganggap bahwa Tuhan nya adalah orang yang menitipkan pesanan tersebut,” tegas Gatot.

    Dirinya menyebutkan, tanggung jawab atas keputusan yang diambil Hakim maupun Jaksa penuntut bukan hanya kepada masyarakat melainkan, kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    “Pertanggung-jawaban keputusan tuntutan Jaksa maupun keputusan Hakim itu bukan hanya pertanggung-jawaban terhadap masyarakat tetapi terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Gatot.

    Untuk itu, Gatot mengingatkan, Hakim maupun JPU dalam mengambil keputusan tidak boleh dipengaruhi apapun.

    “Mudah-mudahan segala keputusan berdasarkan fakta peradilan dan tidak dipengaruhi apapun,” tutupnya.

    Facebook Comments
    - Advertisement -

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini