Berita

 Network

 Partner

Hadiri Pelantikan PB KPMIP,  Al Amin Minta Pengurus Baru Bentuk Wadah Pengkajian Khusus

Hadiri Pelantikan PB KPMIP,  Al Amin Minta Pengurus Baru Bentuk Wadah Pengkajian Khusus

Berita Baru, Pohuwato – Pengurus Besar Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Pohuwato (PB KPMIP) menggelar Pelantikan Pengurus Periode 2021-2023, Rabu (2/6) di Aula Panua Kantor Bupati Pohuwato.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina KPMIP Syarif Mbuinga, Bupati Pohuwato yang diwakili Asisten Bidang Kesra Hamka Nento, Ketua IKA KPMIP yang juga sebagai Anggota DPRD Al-Amin Udula, Unsur Forkopimda seperti Kodim 1313, Polres Pohuwato, Pimpinan OPD, Pimpinan Organisasi Cipayung, Alumni KPMIP beserta Kader dan Pengurus KPMIP.

Saat diwawancarai usai Pelantikan Al Amin Udula kepada awak media mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang baru dilantik dibawah kepemimpinan Pikran Onto sebagai Ketua Umum dan Rifyan Ridwan Saleh sebagai Sekretaris Jenderal PB KPMIP periode 2021-2023.

Berita Terkait :  Serap Aspirasi Kader, DPC PDIP Pohuwato Laksanakan Rakercab

“Kita berharap bahwa dengan dilantiknya pengurus yang baru paling tidak lebih eksis dan memberikan karya-karya terbaik terhadap daerah, sudah harus berpikir lebih luas lagi sampai ketingkat nasional. Apa saja yang ada di pusat itu bisa diperjuangkan oleh KPMIP dan itu bisa berguna untuk pembangunan daerah,” katanya.

Al Amin mengatakan bahwa skala pengurus besar itu, PB KPMIP sudah harus terjun ketingkat nasional dan sudah harus membentuk wadah pengkajian.

“Di PB KPMIP sendiri sudah harus ada wadah riset kaitan dengan masalah yang berhubungan dengan masalah temburung karang, karena Pohuwato salah satu daerah yang mengandalkan sektor wisata dari wilayah garis pantai,” ucapnya.

Dilain sisi, Al Amin sebagai anggota DPRD Pohuwato itu menyoroti soal maraknya pemboman ikan secara ilegal yang berakibat pada rusaknya terumbu karang yang menjadi potensi daerah.

Berita Terkait :  Polemik PCS Buntulia Barat, Tantangan Pemda dan Peluang Pansus DPRD

“Jadi PB KPMIP harus merumuskan wadah pengkajian hal itu dan sekiranya hal itu akan menjadi rekomendasi untuk pemerintah daerah, dimana ditingkatan PB maupun cabang ada spesifikasi-spesifikasi keilmuan berbeda ada yang dari perikanan dan lainnya , paling tidak ini menjadi hal yang dilakukan oleh PB KPMIP kepengurusan yang baru,” ungkap Ketua Fraksi Golkar tersebut.

Ia berharap PB KPMIP saat jni untuk menghilangkan persoalan-persoalan pasca kongres di Makassar beberapa bulan kemarin.

“Kiranya PB KPMIP dibawah kepengurusan yang baru bisa merangkul semua cabang-cabang yang ada di Indonesia, ini harapan kami,” harapnya. (SAN)