Gusdurian Tuban Gelar Haul Satu Dekade Gus Dur

    Gusdurian Tuban
    Anggota Jaringan Gusdurian Tuban bersama santri Yayasan Seribudua, (Foto: Juremi/Beritabaru.co).

    Berita Baru, Tuban – Komunitas Gusdurian Tuban pringati satu dekade Haul Abdurrohman Wahid (Gus Dur) di Yayasan Seribudua, Gununganyar, Soko Tuban, Jumat (17/01). Acara tersebut diselenggarakan untuk mengenang perjuangan Gus Dur sebagai Guru Bangsa.

    Acara Haul ke-10 ini diisi dengan rangkaian acara do’a bersama, pentas musik, pembacaan puisi dan diskusi anggota komunitas. Menurut Koordinator Jaringan Gusdurian Tuban, Tasyhudi Ahmad, diskusi diselenggarakan untuk melatih dan membentuk karakter kader Gusdrian.

    “Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari sosok Gus Dur. Tidak hanya untuk dikenang, tetapi juga harus diteladani sebagai sikap dan tindakan dalam memperjuangkan cita-cita kemanusiaan, kebangsaan dan kegamaan, islam rahmatan lil alamin,” kata Tasyhudi.

    Ajaran-ajarah Gus Dur itulah, kata Tasyhudi, yang mengilhami penyusunan 9 Nilai Utama Gusdurian. Agar nilai-nilai tersebut tidak menjadi dogma semata, Tasyhudi menjajak anggota Gusdurian untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    “Semoga dengan pringatan ini, kita semua bisa meneladani 9 Nilai Utama Gus Dur. Walaupun belum bisa semuanya, semoga perjuangan temen-temen Gusdurian dapat berkontribusi mengatasi problematika kebangsaan hari ini,” pungkasnya.

    Berita Terkait :  Membenahi Algoritma Dakwah Nahdliyin (NU)

    Adapun Pengasuh Pondok Pesantren Yayasan Seribudua, Ustadz Abdul Mujib mengapresiasi agenda Gusdurian Tuban. Ia berharap, acara Haul Gus Dur dapat meningkatkan mahabah kepada Gus Dur.

    “Agenda ini tidak hanya sekedar formalitas saja. Akan tetapi bisa meningkatkan mahabah kepada sosok KH Abdurahman Wahid. Gus Dur adalah salah satu tokoh yang wajib diteladani untuk membentuk karakter santriwan-santriwati. Semoga kela kader Gus Dur yang terhimpun dalam Gusdurian mampu menjawab tantangan zaman,” harapnya.

    Tidak hanya anggota Gusdurian, para santri Yayasan Seribudua juga nampak antusias. Dari pentauan Beritabaru.co, selain mengikuti diskusi dan doa, mereka juga turut memeriahkan acara dengan mementaskan tari. [Ahmad Juremi]

    - Advertisement -

    Tinggalkan Balasan