GUSDURian Bantu Warga Terdampak Covid-19 di 60 Kota

(Foto:GUSDURian)

Berita Baru, Jakarta – Jaringan GUSDURian yang tergabung dalam gerakan GUSDURian Peduli juga ikut membantu warga yang terdampak Covid-19 di 60 kota.

Ketua Tim Kerja Nasional GUSDURian Peduli, Alissa Wahid mengatakan Covid-19 tidak memilih korban yang akan diinfeksi, namun sebagaimana semua bencana lainnya struktur sosial yang ada selama ini membuat dampak yang ditimbulkannya akan sangat berbeda bagi semua orang.

Mereka yang selama ini terpinggir dalam ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan akan menjadi yang paling lebih rentan terhadap dampak yang ditumbulkan pandemi ini” ujarnya

Sebagai organisasi sosial, GUSDURian Peduli mempunyai perhatian khusus terhadap kemanusian yang kemudian bersama-sama bergerak menggalang donasi.

“Secara khusus GUSDURian Peduli membuka pintu donasi untuk membantu warga yang paling rentan terdampak pandemi ini. Tujuannya adalah untuk membantu ekonomi warga kurang mampu dan para pekerja sektor informal yang menggantungkan penghasilannya dari gaji harian, seperti sopir angkot, tukang ojek online, pedagang keliling, pekerja pariwisata, dan sebagainya,” jelas Alissa.

Mendapat Dukungan Luar Biasa

Dalam perjalanannya, menurut Alissa gerakan tersebut mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat. Ia Bekerja sama dengan Gerakan Islam Cinta dan kitabisa.com, GUSDURian Peduli membangun gerakan #SalingJaga.

Berita Terkait :  Bicara Dengan Jokowi, Donald Trump Akan Berikan Bantuan Ventilator

“Galang bantuan ini juga didukung penuh para tokoh sosial seperti Nadirsyah Hosen, Lukman Hakim Saifuddin, Ernest Prakasa, Gita Savitri, Sujiwo Tejo, Rara Sekar, Ligwina Hananto, Nirina Zubir, almarhum Glenn Fredly, dan lain-lain. Lebih dari 3 miliar rupiah telah terkumpul dari pintu ini,” jelasnya.

Sementara itu, Narasi TV yang menyelenggarakan konser musik #DiRumahAja mempercayakan penyaluran dana yang didapatkannya kepada GUSDURian Peduli sebanyak Rp. 2.050.000.000.

“Selain itu donasi juga datang dari berbagai pihak seperti Benih Baik, Metro Group, Sunpride, Perkumpulan INTI, Arif-Tipang, DMTK, KitaBisa-Basket, Garam Refina, MATAKIN, PT Gadjah Tunggal, Bina Desa, Perkumpulan Prakasa, TAO, Alumni St. Louis, KARA, Yayasan Harapan Tama, Buddhist Education Centre, Metta School, Perkumpulan Longevitology, GKI Gejayan, dan banyak sekali individu atau kelompok yang langsung memberi sumbangan ke posko-posko di daerah,” papar Alissa.

Donasi tersebut, lanjut Alissa dialokasikan untuk pembelian paket sembako, masker, sabun, dan hand sanitizer yang dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan.

Mendirikan 60 Posko di 60 Kota

“GUSDURian Peduli telah mendirikan 60 posko di 60 kota di Indonesia pusat informasi, penggalangan dana, dan penyaluran donasi. Sampai saat ini setidaknya sudah ada lebih dari 500 relawan yang tergabung dalam gerakan ini,” jelasnya.

Berita Terkait :  Korupsi Pengadaan BCST, KPK Tahan Dirut PT CMI Teknologi

Lebih lanjut, menurut Alissa hingga pertengahan April ini sudah 4000 paket yang disalurkan melalui posko-posko GUSDURian Peduli.

“Beberapa kota yang telah menerima manfaat bantuan adalah DKI Jakarta, Tangerang, Depok, Karawang, Bekasi, Bogor, Lampung, Bandung, Cirebon, Semarang, Jogja, Solo, Surabaya, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Makassar, Manado, Pontianak, Bali, dan Kabupaten Malang. Dalam hari-hari ke depan bantuan juga akan segera disalurkan di berbagai kota lainnya,” katanya.

“Dukungan luar biasa kepada GUSDURian Peduli ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia selalu punya kearifan untuk bersolidaritas, memperkuat diri secara swadaya, dan mampu untuk saling jaga,” pungkas Alissa.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan