Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Dana Desa Naik
Gus Menteri dalam kegiatan Konsultasi Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021, (Foto: Humas Kemendes PDTT).

Gus Menteri Tekankan Pentingnya Penggunaan Dana Desa yang Efektif dan Efisien



Berita Baru, Jakarta – Kementerian Desa, pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berupaya agar dana desa yang disalurkan ke desa bisa dimanfaatkan secara efektif dan efisien sesuai dengan berbagai problematika yang ada di desa.

“Kunci utama untuk bisa menuju kesana adalah perencanaan pembangunan di tingkat Desa, kunci utama perencanaan pembangunan yang bagus adalah pemahaman atas berbagai permasalahan yang ada di desa,” kata Menteri Halim.

Menurut Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri, saat ini perencanaan pembangunan di semua level termasuk di desa cenderung lebih didasarkan pada keinginan bukan pada permasalahan yang dihadapi.

Permasalahan utama, lanjut Gus Menteri, yang dihadapi ketika berbicara tentang pembangunan infrastruktur adalah belum fungsionalnya hasil-hasil program pembangunan yang berbentuk infrastruktur.

“Karena kepala desanya kepingin membangun irigasi maka dilakukan pembangunan irigasi. Karena tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama ingin membangun ruas jalan desa di depan rumahnya supaya memudahkan akses yang dimiliki oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, atau tokoh adat maka dibangunlah ruas jalan di depan rumah para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat,” ujarnya

“Itu sudah berjalan, tidak masalah. Yang penting, yang selama ini sudah dilakukan dengan cara-cara seperti itu segera dicari kesinambungan salah satu program pembangunan dengan program pembangunan yang lain, program pembangunan infrastruktur harus ada kesinambungan infrastruktur satu dengan infrastruktur lainnya. Supaya apa, supaya hasil-hasil pembangunan segera bisa fungsional,” sambungnya.

Gus Menteri menjelaskan, fokus dana desa yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat ke desa-desa yaitu peningkatan sumber daya manusia dan transformasi ekonomi.

“Dana Desa boleh digunakan apa saja, asal bersentuhan langsung dengan upaya transformasi ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia. Tetapi kalau tidak bersentuhan langsung, maka ditunda dulu,” jelas Gus Menteri saat melepas peserta Kuliah Kerja Nyata Universitas Riau, pada Kamis (16/07).

Gus Menteri meminta para peserta Kuliah Kerja Nyata untuk mengawal penggunaan dana desa yang ada, supaya dana desa bisa digunakan sebagaimana mestinya.

“Ini tolong adik-adik mahasiswa dikawal betul terkait dengan pemahaman utama penggunaan dana desa,” ucapnya. [Rifqi]