Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Desa Role Model Pembangunan Internasional

Gus Menteri Pastikan Sejumlah Program akan Segera Dialokasikan ke Maluku Tenggara,

Berita Baru, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memastikan sejumlah program pengembangan desa akan segera dialokasikan untuk Maluku Tenggara.

Hal tersebut disampaikan Gus Menteri sapaan Akrab Halim saat menerima kunjungan Ketua DPRD Maluku Tenggara Minduchri Koedoeboen bersama sejumlah legislator asal Maluku Tenggara di ruang kerja, Rabu (24/2).

Kedatangan Minduchri itu terkait pedoman umum pendampingan desa serta melaporkan sejumlah perkembangan infrastruktur di wilayah yang terletak di Indonesia Timur itu.

Minduchri mengharapkan ada dukungan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) ke Maluku Tenggara berupa program-program untuk pemberdayaan masyarakat desa.

“Semoga nantinya ada program dari Kemendes PDTT untuk Maluku Tenggara,” kata Minduchri.

Gus Menteri menyambut positif kedatangan Minduchri bersama rombongan legislator itu karena memang Maluku Tenggara termasuk wilayah yang menjadi perhatian Kemendes PDTT, mengingat banyak daerah tertinggal yang harus dikembangkan di Kabupaten yang terdiri 11 Kecamatan itu.

Gus Menteri memastikan tahun 2021 ini ada sejumlah program yang bakal diturunkan ke Maluku Tenggara yang sesuai dengan kewenangan Kemendes PDTT.

“Selain itu, kemungkinan ada program kerjasama yang dijajaki Kemendes PDTT seperti IFAD yang bisa diturunkan ke Maluku Tenggara,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Menurut data Kemendes PDTT pagu Dana Desa Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2021 yaitu sebesar Rp147.026.166.000, namun belum ada proses penyaluran ke Desa hingga 23 Februari 2021 ini.

Sementara itu, Kemendes PDTT memprioritaskan penggunaan Dana Desa untuk pencapaian SDGs Desa, salah satunya berupa:

  • Pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Desa
  • Pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi BUMDes/BUMDesma (SDGs Desa 8)
  • Penyediaan listrik Desa (SDGs Desa 7)
  • Pengembangan usaha ekonomi produktif, utamanya yang dikelola BUMDes/ BUMDesma (SDGs Desa 12)
  • Program prioritas nasional sesuai kewenangan Desa
  • Pendataan Desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (SDGs Desa 17)
  • Pengembangan Desa wisata (SDGs Desa 8)
  • Penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting di Desa (SDGs Desa 2)
  • Desa inklusif (SDGs Desa 5, 16, 18)
  • Adaptasi kebiasaan baru: Desa Aman Covid-19 (SDGs Desa 1 dan 3)