Berita

 Network

 Partner

Gresik PPKM Level 3, Pudak Gallery Segera Kembali Dibuka

Gresik PPKM Level 3, Pudak Gallery Segera Kembali Dibuka

Berita Baru, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik akan segera membuka kembali Pudak Gallery yang diproyeksi menjadi pusat produk unggulan dan kuliner di Gresik. Hal itu seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 di Gresik yang saat ini sudah berada di level 3 atau berada di zona oranye.

Keputusan itu setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengunjungi Pudak Gallery dan mengumpulkan para pengisi stand dan aneka kuliner Gresik tersebut, setelah sebelumnya Pudak Gallery prastis hanya beroperasi selama beberapa bulan sejak diresmikan.Selanjutnya tutup seiring terjangan pandemi yang melanda Indonesia mulai April 2020 lalu. 

Disana, setidaknya ada 34 pengisi stand yang berada di lantai I dan lantai II pudak gallery. Masing-masing 16 pengisi stand kuliner dari 16 kecamatan yang menempati lantai II. Sedangkan 18 stand yang ada di lantai I adalah diisi oleh beberapa perwakilan UMKM binaan dari berbagai organisasi Dharma Wanita Instansi yang ada di Pemkab Gresik.

Berita Terkait :  Protes Proyek Urukan Pergudangan, Petani di Gresik Aksi Jalan Kaki

Bupati Gus Yani berkeinginan menata kembali perekonomian dengan mengoptimalkan tempat-tempat ekonomi yang telah diproyeksikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

“Kita mencoba beradaptasi dengan situasi, untuk membuka pudak gallery sebagai sentra ekonomi kuliner dan produk unggulan Gresik. Makanya saya mengumpulkan para Camat yang bertanggung jawab kepada para pengisi stand kuliner dari masing-masing kecamatan. Kami butuh kepastian jangan sampai para pengisi stand yang lama merasa dirugikan,” kata Bupati Gus Yani.

Beberapa camat menyampaikan bahwa hasil dari komunikasi dengan pihak pedagang, sudah menyatakan tidak melanjutkan kembali.

“Para pedagang sudah tidak sanggup melanjutkan berjualan di pudak gallery. Hal ini karena tidak sesuai dengan hasil yang didapat. Apalagi jarak tempat tinggal pedagang yang jauh serta tempat jualan yang kurang memenuhi syarat,” kata Camat Menganti, Sujarto.

Berita Terkait :  Modifikasi Cuaca Jabodetabek, Pemerintah Semai 6,4 Ton Garam

Pernyataan serupa juga disampaikan Camat Driyorejo Narto, Camat Benjeng Suryo Wibowo dan Camat Panceng Dwi Purbo Wahyono. Mereka yang jarak wilayahnya memang jauh dari area Pudak Galery sepakat tidak meneruskan mengisi stand kuliner mengingat jaraknya yang jauh.

Sedangkan para pengisi stand UMKM yang ada dilantai satu semuanya menyatakan tidak masalah untuk membuka kembali standnya. Namun beberapa masukan disampaikan kepada Bupati yaitu agar membuka pintu bagian depan yang selama ini ditutup.

Beberapa usulan juga masuk diantaranya mengubah design dan display Gedung agar tidak panas dan lebih lebih terlihat menarik. Sementara beberapa usulan masuk yaitu lebih menata dengan konsep selera budaya Gresik yang suka ngopi. 

Berita Terkait :  HIMMAGRI Peduli Berbagi Bersama Anak Yatim Piatu

Kemudian, tatanan juga diupayakan agar stand stand di pudak gallery lebih welcome sebagai ruang publik yang mendukung konsep pasar modern yang lebih terbuka.

Atas seluruh masukan itu, Bupati lebih condong mengubah design yang lebih pro pasar dengan menambah billboard yang lebih komunikatif.

“Selama ini orang masih bingung, ada apa di pudak gallery ? disini tidak ada keterangan atau informasi yang komunikatif ke masyarakat. Tentu saja hal-hal lain misalnya konsep pasar juga harus ditata agar lebih kekinian,” tutupnya.