GMPI Kumpulkan Rp20 Juta untuk Palestina dalam Satu Jam

-

Berita Baru, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) gelar Bincang Virtual Anak Muda Peduli Palestina, pada hari Minggu 23 Mei 2021. Dalam bincang virtual tersebut PP GMPI berhasil menggalang dana hingga Rp20 juta untuk Palestina dalam satu jam.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber anak muda, di antaranya Chairul Anam (Kordinator PPI Dunia), Iip Miftahul Choiry (Anggota DPR RI), Alfina Nindiyani (Selegram Lagu Religi), Aldi Taher (Artis) dan dipandu langsung oleh Chaca Annisa (Presenter TV One).

Ketua Umum PP GMPI Achmad Baidowi mengatakan, bincang virtual tersebut merupakan bentuk kepedulian anak-anak muda terhadap warga Palestina yang saat ini sedang dalam kesulitan dan kesusahan.

“GMPI melalui kegiatan ini menggalang donasi yang nanti akan disalurkan melalui Kedutaan Besar Palestina,” kata Awiek sapaan akrabnya.

Menurut Awiek, apa yang terjadi di Palestina merupakan bentuk kejahatan kemanusian. Sebab itu, GMPI menginisiasi gerakan peduli terhadap masyarakat Palestina, yang semangatnya adalah semangat humanisme.

“Konstitusi kita di Indonesia sebagaimana tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menyebutkan “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusian dan perikeadilan,” kutip Awiek.

Lanjutnya, sejak SD kita sering mendengar bahwa kita harus melawan yang namanya penjajajah. Apa yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina bukan dilihat dari segi agama namun harus dilihat sebagai sebuah kejahatan kemanusiaan.

Berita Terkait :  Dukung Palestina: Menlu Republik Ceko Tuai Kritik Pedas
Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia. (Foto: Dok. GMPI)

Awiek juga memberikan apresiasi terhadap sikap Pemerintah yang mempunyai standing position yang tegas dalam permasalahan Palestina. “Sikap Pemerintah Indonesia jelas dan tegas yaitu membela kedaulatan Palestina,” tuturnya.

Sementara Kordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Chairul Anam mengungkapkan hal yang sama yaitu mendukung langkah Pemerintah Indonesia. Pada prinsipnya, ungkap Chairul Anam, PPI juga menjaga nila-nilai kemanusiaan.

“Apa yang terjadi dengan Palestina adalah murni kejahatan kemanusiaan, bukan masalah agama,” terang Chairul Anam.

Lebih lanjut ia menjelaskan, apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina tidak mencerminkan kemanusiaan. Ketika kemudian permasalahan militer yang harus dibebankan kepada masyarakat sipil tentu ini melanggar hukum internasional.

“Kami di PPI dunia melihat sikap-sikap yang tidak proporsional yang dilakukan Israel. Isreal menggunakan kekuatan militer untuk menyasar masyarakat Palestina, akibatnya banyak masyarakat Palestina yang menjadi korban khususnya perempuan dan anak-anak,” tukasnya. (mkr)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments