Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Gerebek Warkop Prostitusi, Satpol PP Gresik Pergoki Pria Telanjang Bareng Pramusaji

Gerebek Warkop Prostitusi, Satpol PP Gresik Pergoki Pria Telanjang Bareng Pramusaji

Berita Baru, Gresik – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik mengamankan 10 perempuan pramusaji dari sejumlah warung kopi berkedok prostitusi di wilayah Kecamatan Dukun. Petugas juga memergoki seorang pria paruh baya tengah bersama wanita penghibur dalam kondisi telanjang di bilik kamar prostitusi di Desa Surowiti, Kecamatan Panceng. 

Penggerebekan itu dilakukan pada Senin (21/3) pukul 15.00 WIB. Petugas mendatangi lokasi setelah mendapat laporan dari warga setempat di wilayah Utara Gresik bahwa sejumlah warkop tersebut menjajakan minuman keras (Miras) serta Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kepala Bidang (Kabid) Trantibun Satpol PP Gresik, Sulyono mengatakan, jajarannya langsung menyisir satu-persatu bilik-bilik kamar bersama pemilik warkop. Kurang lebih 4 bilik kamar, warkop dengan model seperti ini berada di wilayah Dukun maupun Panceng.

Selain mengamankan seorang pria paruhbaya tengah berduaan dengan wanita penghibur dalam kondisi telanjang, petugas juga menyita miras jenis bir putih, bir hitam, anggur merah dan arak. 

“Pada pukul 15.40 wib di Desa Surowati anggota Satpol PP Gresik bersama pemilik warkop mengecek kamar dan melihat pria paruh baya telanjang di dalam kamar serta perempuan dengan keadaan sama-sama telanjang dan langsung diamankan,” kata Sulyono. 

Proses penggerebekan sejumlah warkop tersebut diwarnai aksi kejar-kejaran. Saat petugas datang, para wanita pramusaji berusia paruh baya yang saat itu tengah asik nongkrong di depan warkop masing-masing untuk menunggu pembeli langsung kocar-kacir berlarian dan masuk ke sawah.

“Saat melakukan operasi tersebut melihat perempuan yang melarikan diri ke sawah dan terjadi pengejaran dengan anggota serta akhirnya diamankan juga,” ujarnya.

Barang bukti hasil operasi penertiban di Desa Surowiti, Desa Wotan di Kecamatan Panceng dan Desa Lowayu Kecamatan Dukun selanjutnya diamankan, diantaranya miras dengan berbagai jenis sebanyak 19 botol, dan 20 perempuan pramusasi berikut identitasnya.

“Setelah itu dibawa ke Mako Satpol PP mereka di data dan membuat surat pernyataan agar tidak melakukan kembali perbuatan tersebut. Habis itu langsung dibawa ke selter Dinsos Cerme untuk dilakukan pembinaan dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Alun-alun Gresik,” ujar Sulyono.

Sementara Kepala Satpol PP Gresik, Suprapto mengatakan, penertiban ini dilakukan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, guna meminimalisir adanya praktik prostitusi dan mencegah maraknya peredaran Miras di Kabupaten Gresik.

“Untuk itu kita pemantau dan evaluasi juga menindak lanjuti dari pengaduan masyarakat Gresik. Berharap saya akan terus mengadakan operasi untuk menjelang bulan Ramadhan tahun ini dapat dilaksanakan dengan baik serta benar-benar menjauhkan diri dari perbuatan yang tercela tersebut,” pungkasnya.