Gempa India 6,4 SR Dirasakan Hingga Myanmar dan China

-

Berita Baru, Internasional – Gempa bermagnitudo 6,4 mengguncang negara bagian Assam, timur laut India pada Rabu (28/4) pagi pukul 9.21 WIB.

Dikutip dari situs earthquake.usgs.gov, episenter gempa tersebut berada pada 11 Km dari Dhekiajuli, Negara Bagian Assam yang dampaknya juga dirasakan sampai Bangladesh, Bhutan, Myanmar, dan China.

Menurut laporan media lokal indiatoday.in, otoritas setempat menginformasikan adanya gempa melalui postingan pada media sosial twitter.

Menteri Kepala Negara Bagian Assam Sarbananda Sonowal mengkonfirmasi kebenaran kejadian gempa besar tersebut.

“Gempa besar melanda Assam. Saya berdoa untuk kesejahteraan semua dan mendorong semua orang untuk tetap waspada. Mengambil kabar terbaru dari semua distrik,” dikutip dari kicauan Sonowal melalui akun @sarbanandsonwal beberapa saat setelah kejadian.

Perdana Menteri India Narendra Modi juga menyatakan kalau dirinya telah berbicara dengan Sonowal terkait gempa bumi tersebut.

Rumah ambruk, dampak gempa dengan bermagnitudo 6,4 yang mengguncang negara bagian Assam, timur laut India pada Rabu (28/4) pagi pukul 9.21 WIB. (Foto: India Earthquake/mycity.co.id)

“Berbicara dengan Assam CM Shri @sarbanandsonwal Ji mengenai gempa bumi di beberapa bagian negara bagian. Meyakinkan semua kemungkinan bantuan dari Pusat. Saya berdoa untuk kesejahteraan rakyat Assam,” kata Modi dari akun @narendramodi Rabu pagi.

Berdasarkan gambar-gambar yang dirilis indiatoday.in, gempa besar tersebut telah menimbulkan kerusakan yang cukup parah.

Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Daryono juga menyampaikan informasi gempa India tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa sebagai Mantri Lindu tersebut, gempa India magnitude 6,4 telah memicu terjadinya kerusakan yang meluas.

“Gempa kuat magnitudo 6,4 melanda negara bagian Assam, timur laut India, tadi pagi pukul 9.21 WIB, menyebabkan kerusakan yang meluas,” tutur Daryono. (MKR)

Facebook Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU

Facebook Comments