Berita

 Network

 Partner

Gelar Pra Muscab, HKTI Gresik Fokus Akselerasi Advokasi Petani

Gelar Pra Muscab, HKTI Gresik Fokus Akselerasi Advokasi Petani

Berita Baru, Gresik – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Gresik melaksanakan Pra Musyawarah Cabang (Pra Muscab) dalam rangka penataan dan penguatan kepengurusan. Kegiatan merupakan rangkaian menuju Musyawarah Cabang (Muscab) HKTI Gresik ini berlangsung di Aula Putri Midjil Pendopo Bupati Gresik, Selasa (23/11). 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Ketua I HKTI Provinsi Jawa Timur Syaiful Azhari, Sekretaris DPD HKTI Provinsi Jawa Timur Warsito, Bendahara HKTI Jawa Timur Indah Widjaja, Bidang Organisasi kaderisasi dan kelembagaan Agus Prastowo, beserta jajarannya. Selanjutnya dari jajaran OPD Kabupaten Gresik tampak hadir Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito dan Kepala Dinas Perikanan Choirul Anam.

Sekretaris DPD HKTI Provinsi Jawa Timur, Warsito mengatakan sesuai dengan arahan Ketua Umum HKTI Jawa Timur, HKTI akan dipusatkan di kecamatan-kecamatan sehingga bisa berperan aktif kepada petani yang ada di wilayahnya.

Berita Terkait :  Petani di Balongpanggang Ngadu ke Bupati Gresik, Pupuk Langka dan Harga Gabah Anjlok

“Harapannya dibawah ketua DPC yang baru nantinya, HKTI di Gresik ini akan aktif di seluruh kecamatan yang ada. Aktif dalam artian akselerasi mengadvokasi petani mulai dari kecamatan paling ujung utara hingga ke selatan,” ujarnya. 

Dengan akselerasi, ucap Warsito, semua petani bisa diadvokasi oleh kader-kader HKTI yang ada di tiap kecamatan hingga turun ke tingkat desa. Petani dalam hal ini perlu digarisbawahi bukan hanya petani di sawah atau ladang, melainkan juga para petani ikan di tambak. 

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan, keberadaan HKTI harus bisa dekat dengan para petani di desa-desa. Sehingga sektor pertanian ke depan di Kabupaten Gresik semakin maju dan berkembang.

Berita Terkait :  Mitigasi Bencana, Bupati Gresik Rangkul Perusahaan Bangun Penahan Longsor

“Jasa para petani sangat luar biasa, karena mereka adalah ujung tombak ketahanan pangan, oleh karena itu saya berharap keberadaan HKTI bisa lebih dekat dengan petani di desa-desa,” pinta Bupati Gus Yani, sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Di era kepemimpinannya, kata Bupati Gus Yani, pemerintah melalui Dinas Pertanian lebih memprioritaskan petani. Oleh karena itu, dirinya meyakini HKTI dapat mendedikasikan kelembagaan secara maksimal untuk petani, serta membantu pemerintah untuk terus memantau dan mengidentifikasi segala permasalahan yang dikeluhkan petani.

“Hubungan pemerintah saat ini dengan petani sangat dekat, kita juga sering turun ke desa-desa, bahkan bila perlu turun ke sawah, untuk mengetahui segala keluhan yang dirasakan para petani, baik permasalahan distribusi pupuk hingga permasalahan lainnya, apalagi Kabupaten Gresik masuk dalam kategori 5 terbaik dalam hal sektor pertanian,” tandasnya.

Berita Terkait :  Jelang Pemasangan Stiker "Keluarga Pra Sejahtera", PKH Bungah Gelar Rakor

Bupati Gus Yani juga mengungkapkan keinginannya untuk mewujudkan birokrasi yang lebih mempermudah urusan petani, seperti distribusi pupuk maupun urusan pertanian lainnya. Dilain pihak, juga harus memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin maju di era saat ini untuk kemudahan pelayanan terhadap masyarakat. 

“Ini yang harus benar-benar kita perjuangkan. Maka mari kita bersama-sama berjuang salah satunya dalam HKTI ini untuk terus bekerja dengan hati dan ikhlas, sehingga petani kita menjadi maju, mandiri dan modern,” terangnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Calon Ketua HKTI Gresik, Musa berkomitmen akan membawa HKTI kedepan sesuai harapan para petani. Sebab HKTI hadir dan bekerja untuk para petani dalam perbaikan kesejahteraan petani. ”Karena ranah perjuangan HKTI memang untuk petani,” jelasnya.